Headlines News :
Home » » 22 TKI Terancam Hukuman Pancung di Arab Saudi

22 TKI Terancam Hukuman Pancung di Arab Saudi

Written By delik berita on 20 Juni 2011 | 07.10


PADANG –delikberita.com Kasus hukuman pancung terhadap TKI ternyata tidak berhenti menimpa Ruyati. Menurut Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, sebanyak 23 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) terancam hukuman pancung di Saudi Arabia, seperti yang dialami TKI asal Bekasi Ruyati binti Satubi (54).

"Ada sebanyak 23 orang TKI yang terancam mengalami nasib yang sama dengan Ruyati (menjalankan vonis hukuman pancung) di Saudi," kata Patrialis Akbar di Padang, Minggu.

Sebanyak 23 orang itu adalah bagian dari 316 orang warga Indonesia di Saudi Arabia yang terjerat kasus-kasus hukum di negara tersebut. Data tersebut terungkap setelah dilakukan pertemuan antara Menkumham RI dengan menteri-menteri terkait bidang hukum di Saudi Arabia yang dilaksanakan di negara itu pada 13 April 2011.

Menurut Patrialis, dalam pertemuan tersebut pemerintah Indonesia memperjuangkan agar para TKI bermasalah hukum dapat dibebaskan dari ancaman hukuman pancung.

Dalam pertemuan tersebut disepakati pemerintah Saudi Arabia dapat membebaskan TKI yang bermasalah hukum, terkecuali mereka yang telah jatuh vonis matinya (Qishas) dan tidak mendapat status Takzir atau tidak ada maaf dari pihak keluarga korban.

Sejumlah 23 orang TKI yang terancam hukuman pancung tersebut, satu diantaranya yakni terhadap Ruyati binti Satubi telah dilakukan hukuman pancung pada Sabtu (18/6) jam 03.00 waktu setempat.

Patrialis mengatakan, pemerintah RI akan terus berjuang agar 22 TKI lainnya tidak mengalami nasib yang sama dengan Ruyati.(*)

Share this post :

+ komentar + 3 komentar

11 Februari 2013 00.15

emang apa yang buat mereka di hukum pancung?

pudjo s
13 Februari 2013 08.06

Cocok tuk para koruptor

pudjo s
13 Februari 2013 08.08

Cocok tuk para koruptor

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menguak Yang Tersembunyi | www.delikberita.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku