Mau Motor Honda Sekarang Juga, Uang Muka Suka-Suka Telp 031 7202 9061

25 April 2012

Libia dan Irak Minati Senjata Produksi Rusia

delikberita.com - Libia dan Irak terus menunjukkan minatnya untuk membeli persenjataan buatan Rusia meskipun terjadi perubahan rezim di negara-negara itu, kata Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin, Selasa (24/4).

"Pimpinan militer Libya dan pemerintah Irak telah menunjukkan minat yang serius [dalam persenjataan Rusia]," kata Rogozin, yang mengawasi industri pertahanan Rusia,


Setelah jatuhnya rezim Saddam Hussein di Irak dan rezim Muammar Gadafi di Libia, banyak ahli yang mengisyaratkan bahwa Rusia kehilangan kedua pasar senjata yang menguntungkan.


Rusia dilaporkan kehilangan sekitar empat miliar dolar AS dalam penjualan senjata ke Libia pada masa setelah perang saudara tahun 2011. Pihak berwenang Libia baru telah berulang kali mengatakan mereka tidak tertarik untuk membeli persenjataan Rusia.


Rogozin mengatakan, Libya berminat pada persenjataan pertahanan yang sangat spesifik. "Kami yakin bahwa kepemimpinan militer Libya mempercayai persenjataan ini, yang terbukti sangat handal," katanya.


"Itu sebabnya mengapa mereka tertarik dalam memulihkan kerja sama teknik militer dengan Rusia, dan kami menyambutnya, " kata Rogozin.


Dia menambahkan Rusia akan terus berupaya keras untuk mendapatkan kontrak kembali dengan rezim yang menggulingkan Gadafi.


Rogozin juga mengatakan bahwa Irak telah menunjukkan minatnya untuk membeli persenjataan Rusia dan peralatan untuk operasi antiterorisme.


Dia mengatakan Menteri Pertahanan Irak Sadoun al-Dulaimi baru-baru ini mengunjungi Rusia dan membahas kerja sama teknik-militer bilateral negara pada saat ini dengan para pejabat Rusia.

0 komentar:

Poskan Komentar

News