Headline

Ads

Pemkab Sintang

Ads

Ketapang

Berita Olahraga

Hukum

Video

Berita DPRD

Senin, 13 April 2026

Dugaan Keterlibatan Kapolsek Dalam Aktivitas PETI Di Nanga Taman Sekadau Mencuat,Kapolres Tutup Mata

DelikBerita.com Sekadau, Kalimantan Barat — Dugaan keterlibatan oknum aparat kepolisian dalam aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali mencuat di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Temuan ini berdasarkan hasil investigasi lapangan dan keterangan sejumlah narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.

Aktivitas PETI dilaporkan masih berlangsung di beberapa titik, di antaranya di Desa Koman, Desa Kiungkang, dan Desa Senangak, wilayah Nanga Taman. Kegiatan tersebut disebut berjalan relatif lancar tanpa hambatan berarti, meskipun secara hukum jelas tergolong ilegal.

Menurut keterangan narasumber, praktik PETI diduga berjalan dengan adanya setoran rutin atau “upeti” kepada pihak tertentu. Untuk aktivitas di wilayah sungai, setoran disebut mencapai sekitar Rp2,5 juta, sedangkan untuk kegiatan di darat berkisar Rp1,5 juta. Pola ini diduga menjadi faktor utama tetap berlangsungnya aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut.

Lebih lanjut, narasumber juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan Kapolsek setempat yang disebut membekingi aktivitas tersebut. Tidak hanya itu, Kapolres Sekadau turut disorot karena dinilai belum menunjukkan langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran yang melibatkan anggotanya apalagi sekelas Kapolsek yang ikut bermain didalam kegiatan ilegal, apakah Kapolres cuma tutup mata dan berpura-pura tidak mengetahui hal tersebut.

Padahal sebelumnya, Kapolda Kalimantan Barat telah menyampaikan komitmen untuk memberantas segala bentuk aktivitas ilegal, termasuk PETI, yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan kerugian negara. Namun, kondisi di lapangan dinilai berbanding terbalik dengan pernyataan tersebut.

Warga setempat pun mulai angkat suara dan mendesak aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polda Kalbar, untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparan.

“Kami butuh bukti nyata, bukan hanya janji. Jangan ada pembiaran terhadap aktivitas ilegal,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Kode Etik Profesi Polri (Perpol No. 7 Tahun 2022) Melarang anggota menyalahgunakan wewenang serta menerima suap atau gratifikasi, dengan sanksi hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Tindak Pidana Korupsi (UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001) Ancaman hukuman penjara 4–20 tahun atau seumur hidup serta denda hingga Rp1 miliar bagi aparat yang menerima suap.

Penyalahgunaan Wewenang (KUHP Pasal 421) Ancaman pidana penjara maksimal 2 tahun 8 bulan.

Keterlibatan dalam Pertambangan Ilegal (UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba) Ancaman pidana hingga 5 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 miliar, termasuk bagi pihak yang turut serta atau membekingi.

Kasus ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan penegakan hukum yang konsisten di lapangan. Masyarakat berharap adanya investigasi independen, perlindungan terhadap saksi, serta transparansi dalam penanganan kasus agar kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga.

Jumat, 03 April 2026

Ketua NU Apresiasi Kinerja Pemerintah, Minta Kritik Harus Objektif dan Tidak Memecah Belah

Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Ketapang KH Abdullah Al Faqir

DelikBerita.com Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Ketapang, KH Abdullah Al Faqir, menilai kepemimpinan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir selama satu tahun terakhir menunjukkan kinerja yang baik dan terarah.

Menurutnya, berbagai langkah pembangunan yang telah dilakukan patut diapresiasi, terutama dalam mendorong percepatan ekonomi daerah. Salah satu upaya strategis yang dinilai tepat adalah dengan memprioritaskan pembangunan akses transportasi sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi.

“Apa yang sudah dilakukan selama ini sangat baik. Upaya percepatan ekonomi dengan mendahulukan pembangunan infrastruktur, khususnya akses transportasi, merupakan langkah yang patut didukung bersama,” ujarnya, Jumat (03/04/2026).

Ia menilai, konsep percepatan ekonomi yang dijalankan pemerintah daerah tidak lahir secara instan, melainkan telah melalui perencanaan yang matang, bahkan sejak sebelum kepemimpinan saat ini berjalan. Fokus pada pembangunan infrastruktur dinilai selaras dengan prinsip dasar penguatan ekonomi daerah.

Selain itu, keterbukaan pemerintah daerah juga menjadi poin penting yang diapresiasi. Selama satu tahun terakhir, komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dinilai terus terbangun secara aktif guna menyerap aspirasi, saran, dan masukan.

“Komunikasi yang terus dijalin dengan semua elemen adalah bagian dari kepemimpinan yang baik. Ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Khairat tersebut menegaskan bahwa masyarakat tidak cukup hanya menjadi pengamat, tetapi juga perlu berperan aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan daerah, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah yang telah berjalan, sekaligus berpartisipasi memberikan masukan yang konstruktif.

“Dukung program yang ada, dan berikan sumbangsih pemikiran. Dengan begitu, program strategis daerah dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas,” ajaknya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah tetap disampaikan secara bijak, objektif, dan tidak dilandasi oleh sentimen sempit atau picik sehingga tidak bisa menilai yang baik dan ini penyakit harus di obati. Maka mari mengkritik yang sehat yang justru menjadi bagian penting dalam mengawal pembangunan agar tetap berada pada jalur yang benar.

“Kritik itu penting, tetapi harus adil, berimbang, dan tidak didasari cara pandang yang sempit. Dengan sikap yang bijak, kita bisa menilai secara jernih mana yang sudah baik dan mana yang perlu diperbaiki,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tidak terjebak pada penilaian personal terhadap pemimpin, melainkan lebih fokus pada kinerja dan upaya nyata yang dilakukan untuk kemajuan Kabupaten Ketapang secara menyeluruh.

Ke depan, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus meningkatkan progres pembangunan, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi semua pihak, pembangunan daerah diyakini dapat terus berjalan optimal.

“Yang terpenting adalah komitmen bersama untuk memajukan Ketapang. Selama itu terjaga, masyarakat tentu akan terus memberikan dukungan,” pungkasnya.

Sabtu, 07 Maret 2026

Bupati Ikut Tanam Jagung Serentak


Bupati dan jajaran Forkopimda Ketapang mengikuti penanaman jagung serentak di Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (7/3).

DelikBerita.com Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait melaksanakan penanaman benih jagung serentak kuartal I 2026 di Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (7/3).

Penanaman jagung ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta mendukung program swasembada jagung nasional.

Pelaksanaan penanaman jagung serentak ini menjadi bentuk sinergi antara unsur pemerintah, kepolisian, serta instansi pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Ketapang.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung pada tahun 2026.

“Penanaman jagung serentak kuartal pertama ini merupakan bentuk nyata dukungan berbagai pihak, termasuk Polri, terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tahun 2026,” kata Alex.

Dia berharap bibit jagung yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Ketapang. “Mudah-mudahan bibit jagung ini dapat tumbuh dengan baik dan swasembada jagung di Kabupaten Ketapang dapat tercapai,” harapnya.

Alex juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif, terutama lahan pekarangan masyarakat, agar dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

“Melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan pertanian yang produktif, diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga,” ungkapnya.

Menurutnya, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan juga sejalan dengan visi Kabupaten Ketapang yaitu “Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri,” serta mendukung salah satu misi daerah, yakni memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.

Program penanaman jagung pada awal tahun 2026 ini juga diproyeksikan untuk mendukung target produksi jagung nasional yang terus meningkat, seiring dengan bertambahnya potensi luas panen di berbagai daerah. (*)

Jumat, 06 Maret 2026

Wagub Safari Ramadan ke Ketapang


Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyambut kedatangan silaturahmi Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan, Jumat (6/3).

DelikBerita.com Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melaksanakan safari Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang, Jumat (6/3) malam. Kedatangan Wagub disambut langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, dan Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Kehadiran Wakil Gubernur beserta rombongan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendorong pembangunan daerah.

Alex mengatakan, momentum ini dinilai bukan sekadar kunjungan silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi energi positif bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Ketapang.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur beserta rombongan. Kehadiran beliau di bulan suci Ramadan ini tentu membawa kebahagiaan bagi masyarakat Ketapang. Semoga kunjungan silaturahmi ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi daerah kita,” ungkap Alex.

Dia juga berharap agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah, khususnya pada sektor infrastruktur yang menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Ketapang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

“Keberagaman yang ada di Kalimantan Barat adalah kekuatan kita bersama. Tidak perlu lagi memperdebatkan siapa asli atau pendatang, karena pada hakikatnya kita semua adalah keluarga besar Kalimantan Barat,” kata Krisantus.

Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan berbagai bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Bantuan tersebut disalurkan kepada sejumlah perangkat daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta hibah untuk rumah ibadah dan pondok pesantren di Kabupaten Ketapang.

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan menutup rangkaian Safari Ramadan malam itu, sekaligus memperkuat komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam membangun Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Ketapang, menuju daerah yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. (*)

Kamis, 05 Maret 2026

Pemkab Gelar Operasi Pasar Murah di Benua Kayong


Ratusan tabung gas LPG 3 kilogram disiapkan untuk operasi pasar murah di Kecamatan Benua Kayong, Kamis (5/3).

DelikBerita.com Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar operasi pasar murah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Tuan-Tuan, Kecamatan Benua Kayong, Kamis (5/3).

Operasi pasar ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Ketapang. Kegiatan dibuka oleh Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Syamsul Islami.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan ratusan paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga Rp90.000 per paket. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli LPG 3 kilogram dengan harga Rp18.500 per tabung sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Syamsul mengatakan operasi pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Melalui operasi pasar murah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta mengantisipasi potensi kenaikan harga selama Ramadan dan menjelang Idulfitri,” ujarnya.

Sejak pagi, warga Kelurahan Tuan-Tuan dan sekitarnya antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan paket sembako dan LPG bersubsidi.

Salah satu warga, Indro Sugianto (29), memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli LPG 3 kilogram dengan harga lebih terjangkau.

“Lebih murah beli gas melon di operasi pasar ini, per tabung Rp18.500. Kami berharap harga gas melon di Ketapang juga bisa sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Polsek Benua Kayong menerjunkan enam personel guna membantu mengatur arus lalu lintas dan mengurai antrean warga.

Kapolsek Benua Kayong, IPDA Chepry Perahera, mengatakan pengamanan dilakukan agar kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

“Alhamdulillah operasi pasar berjalan kondusif. Kami menerjunkan enam personel untuk mengurai arus lalu lintas, antrean, serta membantu warga mengangkat sembako ke kendaraan,” ujarnya. (*)

Wabup Serahkan Bantuan dan Santuni Anak Yatim


 Wabup Ketapang, Jamhuri Amir, memberikan sambutan saat Safari Ramadan di Sungai Putri, Muara Pawan, Kamis (5/3).

DelikBerita.com Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali melaksanakan Safari Ramadan. Safari yang dipimpin Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, digelar di Dusun Sungai Bakau, Desa Sungai Putri, Kecamatan Muara Pawan, Kamis (5/3).

Safari Ramadan yang dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas Sungai Putri ini merupakan bagian dari rangkaian agenda tahunan Pemkab Ketapang selama bulan Ramadan. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Jamhuri mengatakan kedatangannya bersama rombongan tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan warga secara langsung.

“Kedatangan kami di sini selain untuk bersilaturahmi juga untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Apa yang menjadi keluhan masyarakat saat ini agar bisa disampaikan,” kata Jamhuri.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menyerahkan bantuan beras sebanyak satu ton yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Desa Sungai Putri. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Jamhuri berpesan agar bantuan tersebut dapat dibagikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. “Jangan melihat banyak atau sedikitnya bantuan ini, tetapi ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah untuk berbagi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memperhatikan kebutuhan masyarakat melalui berbagai program yang dijalankan.

“Dalam momen Ramadan ini kami ingin berbagi dan mengunjungi masyarakat. Mudah-mudahan selama lima tahun masa jabatan ini, semua masjid di Kabupaten Ketapang dapat kita jangkau,” harapnya.

Di bidang sosial dan keagamaan, lanjutnya, pemerintah daerah juga memberikan perhatian melalui pemberian honor bagi para guru agama, guru ngaji, serta penyuluh keagamaan lainnya. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan pendidikan keagamaan.

“Setiap tahun akan terus kita tingkatkan dan tidak hanya berlaku bagi umat Muslim saja, tetapi juga bagi masyarakat non-Muslim,” jelasnya.

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemkab Ketapang juga menyantuni 20 anak yatim piatu serta menyerahkan bantuan mushaf Alquran bagi masyarakat setempat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta pelaksanaan salat Maghrib berjemaah di Masjid Al-Ikhlas Sungai Putri. (*)

Rabu, 04 Maret 2026

Bupati Buka Puasa Bersama di Keraton Matan


Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyalaman Meriam Pusaka Padam Pelite di di Keraton Matan, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Rabu (4/3).

DelikBerita.com Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan silaturahmi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Salah satunya pada momen suci Ramadan melalui agenda buka puasa bersama.

“Ini menjadi kesempatan istimewa bagi saya untuk mempererat tali persaudaraan dengan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Alex saat menghadiri acara buka puasa bersama dengan Ikatan Keluarga Besar Kerajaan Matan Tanjungpura (Ikkramat) di Keraton Matan, Kelurahan Mulia Kerta, Rabu (4/3).

Kedatangan rombongan bupati disambut dengan penuh kehormatan melalui serangkaian prosesi adat kerajaan yang kental. Dimulai dengan atraksi Silat Kutemare yang memukau dan pengalungan syal kerajaan. Suasana sakral semakin terasa saat prosesi diawali dengan dentuman Meriam Pusaka Padam Pelite.

Sebagai bentuk penghormatan dan doa restu, prosesi dilanjutkan dengan ritual Tepung Tawar. “Bagi saya, tradisi Tepung Tawar ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah warisan budaya Melayu yang sarat makna penyucian diri, keselamatan, serta harapan kebaikan bagi tamu yang dimuliakan,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Alex kembali menegaskan komitmen bahwa Ketapang adalah rumah besar bersama bagi semua golongan. “Sebagai pemimpin bagi semua suku dan agama, saya memandang keberagaman ini adalah kekuatan utama kita,” ujarnya.

Menurutnya, Keraton Matan bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan aset negara dan daerah yang sangat berharga. Sebagai warisan luhur, Keraton perlu terus menjadi perhatian semua pihak agar nilai-nilainya tetap hidup dan menjadi kompas moral bagi generasi mendatang.

“Ada kebanggaan tersendiri saat saya turut serta menyalakan Meriam Padam Pelite sebelum waktu berbuka tiba. Penyulutan meriam pusaka yang telah berusia ratusan tahun ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam melestarikan sejarah dan menjaga marwah daerah,” katanya.

Alex sangat mengapresiasi bagaimana keluarga besar Ikkramat merawat benda pusaka mereka, termasuk sepasang meriam pusaka (laki-laki dan perempuan) yang masih aktif hingga kini. Menjaga tradisi dan aset seperti ini adalah bagian dari tanggung jawab untuk memastikan identitas Ketapang tetap kokoh.

“Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat, saya berharap Ketapang terus tumbuh sebagai rumah yang nyaman, damai, dan penuh penghormatan terhadap akar sejarahnya bagi kita semua,” harapnya. (*)

Berita Kriminal

Berita Kebakaran

Berita Nasional

Berita Pontianak

Berita Sintang

Berita Sanggau

Berita Mempawah

Berita Melawi

Berita Sekadau

Berita Landak

© Copyright 2019 DelikBerita | All Right Reserved