Sabtu, 23 Mei 2026

SPBU 64.786.20 Jerora Diduga Kuat Lakukan Penyimpangan Distribusi Solar Bersubsidi, Jual Kepada Spekulan Dengan Harga Rp13.000,- Perliter.

SPBU (Dok. Media)

DelikBerita.com - Sintang, Kalimantan Barat - Media mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa SPBU 64.786.20 yang berada di Desa Jerora, kecamatan Sintang, kabupaten Sintang melakukan praktik penyimpangan distribusi BBM Solar Bersubsidi dengan menjual kepada pengantri atau Spekulan dengan harga Rp13.000,- perliter.

"SPBU di Jerora sudah mulai banyak pengantri Solar bersubsidi, kawan saya ikut ngantri di situ dengan harga perliter 13 ribu, luar biasa keuntungan pihak SPBU, perliter mencapai 5 ribu, coba jalan-jalan ke SPBU itu, kalau tidak ada Solar subsidi mereka tutup," sampai warga yang tidak mau identitasnya dipublikasikan.

Berdasarkan informasi dari warga tersebut Tim Media menelusuri kembali kebenaran informasi dengan langsung ke SPBU 64.786.20 Jerora, pada Selasa Siang 19 Mei 2026.

Namun Tim media hanya menemukan fakta bahwa SPBU tersebut tutup tidak ada aktivitas pelayanan, pagar SPBU yang menutup area dengan rapat membuat Tim media tidak dapat menemui pihak SPBU untuk melakukan konfirmasi informasi.

Media mengambil dokumentasi SPBU 64.786.20 yang tutup tersebut, seorang karyawan SPBU dengan wajah sangar menemui Tim Media.

Sambi berdiri di pagar SPBU yang tertutup rapat, Karyawan tersebut bertanya kepada Tim media, bapak siapa ya?, jangan ambil foto tanpa ijin ya pak.

Tim media menjawab, "kami wartawan, apa manajer SPBU ada?, ada yang perlu kami lakukan konfirmasi kepada manajer," sampai Tim media.

Karyawan SPBU itu menjawab dengan singkat, "manajer tidak ada, manajer jarang ada di sini," jawab karyawan SPBU.

Dialog dengan karyawan SPBU 64.786.20 Jerora tersebut berlangsung dengan sangat singkat karena sikap karyawan tersebut terkesan menolak kehadiran Tim media untuk melakukan konfirmasi informasi.

Demikian berita ini diterbitkan sebagai laporan kepada masyarakat luas dan laporan kepada Aparat Penegak Hukum, khususnya Polres Sintang agar dapat melakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyimpangan distribusi BBM Solar bersubsidi di SPBU 64.786.20 Jerora tersebut.

Media selalu siap melayani Hak Jawab dari semua pihak yang terkait pada pemberitaan ini sebagai upaya memberikan informasi yang benar dan edukatif.

Minggu, 05 April 2026

Bupati Hadiri Halal Bihalal di Kediaman Pangeran Mangku Negara

 Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri acara halal bihalal di kediaman Pangeran Mangku Negara Kerajaan Matan, Uti Faradian, Minggu (5/4).


DelikBerita.com Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri acara halal bihalal di kediaman Pangeran Mangku Negara Kerajaan Matan, Uti Faradian, Minggu (5/4). Kehadiranya ini bukan sekadar urusan kedinasan, melainkan kunjungan seorang sahabat kepada sahabatnya.

“Kepada seluruh majelis raja, dewan sepuh, kaum kerabat, dan juriyat besar Kerajaan Matan, saya sampaikan salam takzim dan ucapan Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin,” katanya.

Alex mengungkapkan, Kerajaan Matan memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga nilai-nilai budaya dan marwah daerah di Kabupaten Ketapang.

“Bagi saya, Ketapang adalah rumah besar dan keluarga besar kita bersama, termasuk bagi para kerabat serta juriyat Kerajaan Matan yang memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam menjaga nilai budaya serta marwah daerah,” ungkap Alex.

Dalam kesempatan tersebut, Alex mendapatkan hadiah berupa peci dari Keraton Matan yang diberikan oleh Pangeran Mangku di hadapan para sesepuh.

“Peci ini bukan hanya pelengkap busana bagi saya, melainkan simbol kedekatan batin dan persahabatan yang akan saya kenakan dengan penuh rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar ini,” paparnya.

Alex juga mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap budaya Nusantara telah membawanya pada sebuah tanggung jawab moral yang besar. Menurutnya, dia memiliki ikatan batin yang kuat dengan lingkungan keraton.

Alex menerima gelar kehormatan Kanjeng Raden Aryo Tumenggung Darmonagoro. Gelar tersebut dianugerahkan langsung oleh Susuhunan Paku Buwono XIII dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

“Bagi saya, amanah dari Susuhunan Paku Buwono XIII ini adalah mandat untuk selalu mengedepankan adab, menjaga kelestarian budaya, serta memperkuat persatuan dalam setiap langkah pengabdian saya kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui momentum halalbihalal ini, dia mengajak semua masyarakat untuk mempererat ukhuwah. “Semoga semangat kekeluargaan ini terus memperkokoh kebersamaan kita dalam membangun Kabupaten Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan,” harapnya. (*)

Sabtu, 04 April 2026

Bupati Resmikan TPA Al-Muttaqin di Sungai Melayu Rayak


Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melayani swafoto bersama masyarakat saat melakukan kunjungan ke Sungai Melayu Rayak, Sabtu (4/4).

DelikBerita.com Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Masjid Jami Al-Muttaqin di Desa Sungai Melayu Raya Baru, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Sabtu (4/4.

Usai peresmin, acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal bersama masyarakat serta Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sungai Melayu Rayak. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan, kekeluargaan, dan nuansa kebersamaan.

Alex berkomitmen jika pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.

“Saya adalah milik seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang, pemimpin bagi semua suku dan semua agama. Ketapang adalah rumah besar kita bersama, rumah yang harus kita jaga, kita bangun, dan kita majukan secara bersama-sama dalam semangat persatuan dan keadilan,” katanya.

Dia juga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat dalam mewujudkan sarana pendidikan keagamaan bagi generasi muda.

“Pembangunan sarana pendidikan seperti TPA ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita. Saya berharap fasilitas ini dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencetak generasi yang cinta Alquran, berilmu, dan berakhlak mulia,” harapnya.

Alex juga menyampaikan bahwa dalam berbagai kegiatan kunjungan kerja ke desa-desa, dia kerap membawa Kepala Dinas Kesehatan dr. Feria beserta jajaran tenaga medis untuk melaksanakan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

“Kegiatan pengobatan gratis ini sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan nyata pemerintah kepada masyarakat, agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan jamuan makan bersama dan sesi foto bersama, sebagai simbol kebersamaan serta komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan. (*)

Bupati Ikuti Misa Paskah di Gereja Santo Agustinus


Bupati Ketapang, mengikuti Misa Malam Paskah di Gereja Santo Agustinus Ketapang, Sabtu (4/4) malam.

DelikBerita.com Dalam suasana penuh khidmat dan damai, Bupati Ketapang, mengikuti Misa Malam Paskah di Gereja Santo Agustinus Ketapang, Sabtu (4/4) malam. Kehadirannya pada perayaan suci umat Kristiani tersebut menjadi wujud penghormatan, kebersamaan, serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Ketapang.

Misa Malam Paskah berlangsung dengan suasana sejuk, tertib, dan penuh kekhusyukan. Jemaat yang hadir memanjatkan doa dan syukur atas makna kebangkitan, harapan, serta kemenangan terang atas kegelapan yang menjadi inti perayaan Paskah.

Alex menyampaikan pesan mengenai makna Paskah sebagai momentum refleksi bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, Paskah mengingatkan kembali tentang arti kasih tanpa batas, pengorbanan, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik.

“Paskah menjadi momen untuk mengingat kembali arti kasih tanpa batas dan pengorbanan. Kita diajak merefleksikan perjalanan dari kegelapan menuju terang, dari luka menuju harapan baru. Semoga damai dan kasih selalu menyertai langkah kita,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa Ketapang adalah rumah besar bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, dan golongan.

“Saya adalah pemimpin bagi semua suku dan agama di Kabupaten Ketapang. Karena itu, persatuan, toleransi, dan kebersamaan harus terus kita jaga demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tegasnya.

Pesan tersebut menekankan pentingnya semangat persaudaraan, resiliensi, dan kasih yang tulus dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.

“Kehadiran saya dalam Misa Malam Paskah ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam merawat toleransi, memperkuat kehidupan sosial dan budaya masyarakat,” pungkasnya. (*)

Jumat, 03 April 2026

Ketua NU Apresiasi Kinerja Pemerintah, Minta Kritik Harus Objektif dan Tidak Memecah Belah

Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Ketapang KH Abdullah Al Faqir

DelikBerita.com Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Ketapang, KH Abdullah Al Faqir, menilai kepemimpinan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir selama satu tahun terakhir menunjukkan kinerja yang baik dan terarah.

Menurutnya, berbagai langkah pembangunan yang telah dilakukan patut diapresiasi, terutama dalam mendorong percepatan ekonomi daerah. Salah satu upaya strategis yang dinilai tepat adalah dengan memprioritaskan pembangunan akses transportasi sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi.

“Apa yang sudah dilakukan selama ini sangat baik. Upaya percepatan ekonomi dengan mendahulukan pembangunan infrastruktur, khususnya akses transportasi, merupakan langkah yang patut didukung bersama,” ujarnya, Jumat (03/04/2026).

Ia menilai, konsep percepatan ekonomi yang dijalankan pemerintah daerah tidak lahir secara instan, melainkan telah melalui perencanaan yang matang, bahkan sejak sebelum kepemimpinan saat ini berjalan. Fokus pada pembangunan infrastruktur dinilai selaras dengan prinsip dasar penguatan ekonomi daerah.

Selain itu, keterbukaan pemerintah daerah juga menjadi poin penting yang diapresiasi. Selama satu tahun terakhir, komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dinilai terus terbangun secara aktif guna menyerap aspirasi, saran, dan masukan.

“Komunikasi yang terus dijalin dengan semua elemen adalah bagian dari kepemimpinan yang baik. Ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Khairat tersebut menegaskan bahwa masyarakat tidak cukup hanya menjadi pengamat, tetapi juga perlu berperan aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan daerah, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah yang telah berjalan, sekaligus berpartisipasi memberikan masukan yang konstruktif.

“Dukung program yang ada, dan berikan sumbangsih pemikiran. Dengan begitu, program strategis daerah dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas,” ajaknya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah tetap disampaikan secara bijak, objektif, dan tidak dilandasi oleh sentimen sempit atau picik sehingga tidak bisa menilai yang baik dan ini penyakit harus di obati. Maka mari mengkritik yang sehat yang justru menjadi bagian penting dalam mengawal pembangunan agar tetap berada pada jalur yang benar.

“Kritik itu penting, tetapi harus adil, berimbang, dan tidak didasari cara pandang yang sempit. Dengan sikap yang bijak, kita bisa menilai secara jernih mana yang sudah baik dan mana yang perlu diperbaiki,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tidak terjebak pada penilaian personal terhadap pemimpin, melainkan lebih fokus pada kinerja dan upaya nyata yang dilakukan untuk kemajuan Kabupaten Ketapang secara menyeluruh.

Ke depan, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus meningkatkan progres pembangunan, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi semua pihak, pembangunan daerah diyakini dapat terus berjalan optimal.

“Yang terpenting adalah komitmen bersama untuk memajukan Ketapang. Selama itu terjaga, masyarakat tentu akan terus memberikan dukungan,” pungkasnya.

Sabtu, 07 Maret 2026

Bupati Ikut Tanam Jagung Serentak

Bupati dan jajaran Forkopimda Ketapang mengikuti penanaman jagung serentak di Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (7/3).

DelikBerita.com Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait melaksanakan penanaman benih jagung serentak kuartal I 2026 di Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (7/3).

Penanaman jagung ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta mendukung program swasembada jagung nasional.

Pelaksanaan penanaman jagung serentak ini menjadi bentuk sinergi antara unsur pemerintah, kepolisian, serta instansi pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Ketapang.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung pada tahun 2026.

“Penanaman jagung serentak kuartal pertama ini merupakan bentuk nyata dukungan berbagai pihak, termasuk Polri, terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tahun 2026,” kata Alex.

Dia berharap bibit jagung yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Ketapang. “Mudah-mudahan bibit jagung ini dapat tumbuh dengan baik dan swasembada jagung di Kabupaten Ketapang dapat tercapai,” harapnya.

Alex juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif, terutama lahan pekarangan masyarakat, agar dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

“Melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan pertanian yang produktif, diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga,” ungkapnya.

Menurutnya, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan juga sejalan dengan visi Kabupaten Ketapang yaitu “Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri,” serta mendukung salah satu misi daerah, yakni memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.

Program penanaman jagung pada awal tahun 2026 ini juga diproyeksikan untuk mendukung target produksi jagung nasional yang terus meningkat, seiring dengan bertambahnya potensi luas panen di berbagai daerah. (*)

Jumat, 06 Maret 2026

Wagub Safari Ramadan ke Ketapang

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyambut kedatangan silaturahmi Wagub Kalbar, Krisantus Kurniawan, Jumat (6/3).

DelikBerita.com Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melaksanakan safari Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang, Jumat (6/3) malam. Kedatangan Wagub disambut langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, dan Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Kehadiran Wakil Gubernur beserta rombongan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendorong pembangunan daerah.

Alex mengatakan, momentum ini dinilai bukan sekadar kunjungan silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi energi positif bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Ketapang.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur beserta rombongan. Kehadiran beliau di bulan suci Ramadan ini tentu membawa kebahagiaan bagi masyarakat Ketapang. Semoga kunjungan silaturahmi ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi daerah kita,” ungkap Alex.

Dia juga berharap agar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah, khususnya pada sektor infrastruktur yang menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Ketapang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi sambutan hangat dari jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.

“Keberagaman yang ada di Kalimantan Barat adalah kekuatan kita bersama. Tidak perlu lagi memperdebatkan siapa asli atau pendatang, karena pada hakikatnya kita semua adalah keluarga besar Kalimantan Barat,” kata Krisantus.

Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut, juga dilaksanakan penyerahan berbagai bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Bantuan tersebut disalurkan kepada sejumlah perangkat daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta hibah untuk rumah ibadah dan pondok pesantren di Kabupaten Ketapang.

Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan menutup rangkaian Safari Ramadan malam itu, sekaligus memperkuat komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam membangun Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Ketapang, menuju daerah yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. (*)

Kamis, 05 Maret 2026

Pemkab Gelar Operasi Pasar Murah di Benua Kayong

Ratusan tabung gas LPG 3 kilogram disiapkan untuk operasi pasar murah di Kecamatan Benua Kayong, Kamis (5/3).

DelikBerita.com Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar operasi pasar murah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Tuan-Tuan, Kecamatan Benua Kayong, Kamis (5/3).

Operasi pasar ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Ketapang. Kegiatan dibuka oleh Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Syamsul Islami.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan ratusan paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga Rp90.000 per paket. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli LPG 3 kilogram dengan harga Rp18.500 per tabung sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Syamsul mengatakan operasi pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Melalui operasi pasar murah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta mengantisipasi potensi kenaikan harga selama Ramadan dan menjelang Idulfitri,” ujarnya.

Sejak pagi, warga Kelurahan Tuan-Tuan dan sekitarnya antusias memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan paket sembako dan LPG bersubsidi.

Salah satu warga, Indro Sugianto (29), memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli LPG 3 kilogram dengan harga lebih terjangkau.

“Lebih murah beli gas melon di operasi pasar ini, per tabung Rp18.500. Kami berharap harga gas melon di Ketapang juga bisa sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah,” katanya.

Untuk memastikan kegiatan berjalan lancar, Polsek Benua Kayong menerjunkan enam personel guna membantu mengatur arus lalu lintas dan mengurai antrean warga.

Kapolsek Benua Kayong, IPDA Chepry Perahera, mengatakan pengamanan dilakukan agar kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.

“Alhamdulillah operasi pasar berjalan kondusif. Kami menerjunkan enam personel untuk mengurai arus lalu lintas, antrean, serta membantu warga mengangkat sembako ke kendaraan,” ujarnya. (*)

Wabup Serahkan Bantuan dan Santuni Anak Yatim

 Wabup Ketapang, Jamhuri Amir, memberikan sambutan saat Safari Ramadan di Sungai Putri, Muara Pawan, Kamis (5/3).

DelikBerita.com Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali melaksanakan Safari Ramadan. Safari yang dipimpin Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, digelar di Dusun Sungai Bakau, Desa Sungai Putri, Kecamatan Muara Pawan, Kamis (5/3).

Safari Ramadan yang dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas Sungai Putri ini merupakan bagian dari rangkaian agenda tahunan Pemkab Ketapang selama bulan Ramadan. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Jamhuri mengatakan kedatangannya bersama rombongan tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan warga secara langsung.

“Kedatangan kami di sini selain untuk bersilaturahmi juga untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Apa yang menjadi keluhan masyarakat saat ini agar bisa disampaikan,” kata Jamhuri.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menyerahkan bantuan beras sebanyak satu ton yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Desa Sungai Putri. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Jamhuri berpesan agar bantuan tersebut dapat dibagikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. “Jangan melihat banyak atau sedikitnya bantuan ini, tetapi ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah untuk berbagi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memperhatikan kebutuhan masyarakat melalui berbagai program yang dijalankan.

“Dalam momen Ramadan ini kami ingin berbagi dan mengunjungi masyarakat. Mudah-mudahan selama lima tahun masa jabatan ini, semua masjid di Kabupaten Ketapang dapat kita jangkau,” harapnya.

Di bidang sosial dan keagamaan, lanjutnya, pemerintah daerah juga memberikan perhatian melalui pemberian honor bagi para guru agama, guru ngaji, serta penyuluh keagamaan lainnya. Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan pendidikan keagamaan.

“Setiap tahun akan terus kita tingkatkan dan tidak hanya berlaku bagi umat Muslim saja, tetapi juga bagi masyarakat non-Muslim,” jelasnya.

Dalam kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemkab Ketapang juga menyantuni 20 anak yatim piatu serta menyerahkan bantuan mushaf Alquran bagi masyarakat setempat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta pelaksanaan salat Maghrib berjemaah di Masjid Al-Ikhlas Sungai Putri. (*)

Rabu, 04 Maret 2026

Bupati Buka Puasa Bersama di Keraton Matan

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyalaman Meriam Pusaka Padam Pelite di di Keraton Matan, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Rabu (4/3).

DelikBerita.com Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan silaturahmi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Salah satunya pada momen suci Ramadan melalui agenda buka puasa bersama.

“Ini menjadi kesempatan istimewa bagi saya untuk mempererat tali persaudaraan dengan seluruh elemen masyarakat,” ungkap Alex saat menghadiri acara buka puasa bersama dengan Ikatan Keluarga Besar Kerajaan Matan Tanjungpura (Ikkramat) di Keraton Matan, Kelurahan Mulia Kerta, Rabu (4/3).

Kedatangan rombongan bupati disambut dengan penuh kehormatan melalui serangkaian prosesi adat kerajaan yang kental. Dimulai dengan atraksi Silat Kutemare yang memukau dan pengalungan syal kerajaan. Suasana sakral semakin terasa saat prosesi diawali dengan dentuman Meriam Pusaka Padam Pelite.

Sebagai bentuk penghormatan dan doa restu, prosesi dilanjutkan dengan ritual Tepung Tawar. “Bagi saya, tradisi Tepung Tawar ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah warisan budaya Melayu yang sarat makna penyucian diri, keselamatan, serta harapan kebaikan bagi tamu yang dimuliakan,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Alex kembali menegaskan komitmen bahwa Ketapang adalah rumah besar bersama bagi semua golongan. “Sebagai pemimpin bagi semua suku dan agama, saya memandang keberagaman ini adalah kekuatan utama kita,” ujarnya.

Menurutnya, Keraton Matan bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan aset negara dan daerah yang sangat berharga. Sebagai warisan luhur, Keraton perlu terus menjadi perhatian semua pihak agar nilai-nilainya tetap hidup dan menjadi kompas moral bagi generasi mendatang.

“Ada kebanggaan tersendiri saat saya turut serta menyalakan Meriam Padam Pelite sebelum waktu berbuka tiba. Penyulutan meriam pusaka yang telah berusia ratusan tahun ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam melestarikan sejarah dan menjaga marwah daerah,” katanya.

Alex sangat mengapresiasi bagaimana keluarga besar Ikkramat merawat benda pusaka mereka, termasuk sepasang meriam pusaka (laki-laki dan perempuan) yang masih aktif hingga kini. Menjaga tradisi dan aset seperti ini adalah bagian dari tanggung jawab untuk memastikan identitas Ketapang tetap kokoh.

“Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat, saya berharap Ketapang terus tumbuh sebagai rumah yang nyaman, damai, dan penuh penghormatan terhadap akar sejarahnya bagi kita semua,” harapnya. (*)

Cahaya Harmoni di Klenteng Tua Pek Kong: Merajut Keberagaman dalam Puncak Cap Go Meh 2026

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri malam puncak perayaan Cap Go Meh 2026, Selasa (3/3) malam.

DelikBerita.com Di bawah pendar ribuan lampion yang menghiasi pelataran Klenteng Tua Pek Kong Jalan Merdeka Ketapang, Rabu (4/3/2026), Bupati Ketapang, hadir bersama jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, serta para pemuka agama dan tokoh Tionghoa untuk merayakan puncak perayaan Cap Go Meh 2026.

“Suasana malam ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa Kabupaten Ketapang adalah rumah besar yang aman dan damai bagi seluruh masyarakatnya,” ungkap Alex.

Alex menekankan bahwa momentum malam ini adalah bukti nyata kuatnya harmoni sosial di tanah Ketapang.

“Saya percaya, kita tidak bisa membangun daerah ini sendirian. Pembangunan Ketapang membutuhkan gotong royong lintas suku dan agama. Keberagaman yang kita saksikan malam ini di Klenteng Tua Pek Kong adalah kekuatan, bukan sekat pemisah,” paparnya.

Perayaan tahun ini terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan suasana bulan suci Ramadan dan menjelang peringatan Paskah. Baginya, fenomena ini adalah pesan alam tentang betapa indahnya hidup berdampingan.

Bersama para tokoh Tionghoa, alim ulama dan pimpinan daerah lainnya, Alex mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kerukunan, menjadikan toleransi sebagai napas dalam kehidupan sehari-hari.

Dia juga mengajak untuk melestarikan budaya, memastikan festival budaya seperti Cap Go Meh tetap lestari sebagai kekayaan lokal yang membanggakan. Serta mempererat persatuan. “Terus bersatu dalam semangat kebersamaan demi Ketapang yang lebih maju dan mandiri,” ajaknya.

Kehadiran lengkap jajaran Forkopimda dan para kepala OPD malam itu menunjukkan sinergi pemerintah dalam mendukung setiap kegiatan budaya yang mempererat tali persaudaraan. Di tengah riuh rendah atraksi naga dan barongsai, terpancar semangat kolektif untuk menjadikan Ketapang sebagai daerah yang penuh berkah dan toleransi. “Saya berharap agar momentum Cap Go Meh 2026 ini membawa kebahagiaan dan kelancaran bagi kita semua dalam melangkah menuju masa depan Ketapang yang lebih gemilang,” harap Alex. (*)

Selasa, 03 Maret 2026

Hadiri Buka Puasa Bersama IKAPTK, Bupati Tekankan Nilai Amanah dan Pengabdian

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, memberikan arahan saat mengikuti Bukber IKAPTK Ketapang, Selasa (3/3).

DelikBerita.com Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri buka puasa bersama yang digelar IKAPTK Ketapang, Selasa (3/3). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BPKAD Ketapang dan diikuti para alumni serta aparatur pemerintahan daerah.

Alex yang juga merupakan alumni STPDN angkatan 2001, mengingatkan pentingnya menjaga nama baik organisasi alumni kepamongprajaan. Dia menegaskan bahwa IKAPTK harus mampu menunjukkan kelebihan dan keteladanan para alumninya melalui kinerja nyata di tengah masyarakat.

“Satu kunci dari hikmah Ramadan adalah belajar berbagi. Berbagi dengan ikhlas, dan yang paling mudah adalah berbagi waktu. Berbagilah waktu untuk masyarakat dan untuk orang lain,” kata Alex.

Menurutnya, pengabdian aparatur sipil negara tidak dibatasi oleh tempat penugasan. Selama bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab, hasilnya akan kembali kepada pribadi masing-masing.

Oleh karena itu, dia berharap para alumni IKAPTK yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang dapat terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik.

“Kalau kita bekerja dengan baik, tidak usah khawatir, pasti ada balasannya. Peganglah amanah ini, tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada manusia, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Kegiatan organisasi ini tidak hanya terbatas pada pertemuan rutin dan buka puasa bersama. IKAPTK juga aktif menggelar berbagai agenda sosial serta berkontribusi di bidang pemerintahan dalam rangka mendukung terwujudnya visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang.

Acara semakin bermakna dengan adanya tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustad Uti Ahmad Tarmiji, yang mengajak seluruh hadirin untuk memaknai Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan, integritas, dan kepedulian sosial. (*)

Sekda Hadiri Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah

 Sekda Ketapang, Repalianto, menghadiri sosialisasi gerakan Zero Waste yang diselenggarakan oleh Mabes TNI secara virtual, Senin (2/3).

DelikBerita.com Sekretaris Daerah Ketapang, Repalianto, menghadiri kegiatan sosialisasi gerakan Lingkungan Bebas Sampah (Zero Waste) yang diselenggarakan oleh Mabes TNI secara virtual di Makodim 1203 Ketapang, Senin (2/3).

Dalam sambutannya, Pangdam XII Tanjung Pura di wakili Kasdam XII Tanjung pura menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjawab tantangan persoalan sampah yang masih menjadi isu serius.

Permasalahan sampah merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui edukasi, pembiasaan, serta aksi nyata pengurangan dan pengelolaan sampah.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan serta membangun kesadaran kolektif untuk mengurangi dan mengelola sampah secara bijak. Melalui gerakan Zero Waste, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sosialiasai dari Tim Pemapar Mabes TNI mengajak seluruh elemen untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penanganan darurat sampah sebagaimana instruksi Presiden RI.

Hal ini menekankan pentingnya pergeseran paradigma pengelolaan sampah dari yang bertumpu pada TPA menuju pengelolaan berbasis pengurangan dan pengolahan sejak dari sumbernya, dengan melibatkan peran aktif masyarakat dan dunia usaha.

Melalui forum sosialisasi ini, diharapkan menghasilkan solusi konkret dalam mendukung gerakan Lingkungan Bebas Sampah di Kalimantan Barat. (*)

Senin, 02 Maret 2026

Bupati Resmikan Jembatan Karab di Simpang Dua

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meresmikan Jembatan Karab di Desa Mekar Raya, Kecamatan Simpang Dua, Senin (2/3).

DelikBerita.com Jembatan Karab di Desa Mekar Raya, Kecamatan Simpang Dua, akirnya diresmikan. Persemian dilakukan langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, Senin (2/3).

Peresmian Jembatan Karab ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Ketapang, didampingi unsur Forkopimcam Simpang Dua, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta warga Desa Mekar Raya.

Peresmian tersebut menandai rampungnya pembangunan infrastruktur strategis yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan pedesaan.

Alex mengatakan, Jembatan Karab memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Mekar Raya dan desa-desa di sekitarnya. Dia menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dikawal secara berkelanjutan.

“Kita patut bersyukur karena jembatan yang sejak lama kita harapkan akhirnya dapat terwujud. Ini bukan proses singkat, dan saya mengetahui persis bagaimana perjuangannya karena ikut mengawal sejak awal. Secara fisik jembatan ini sebenarnya telah selesai tahun lalu, namun baru tahun ini dapat kita resmikan,” kata Alex.

Dia mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, keberadaan Jembatan Karab sangat vital untuk kelancaran arus barang, mobilitas warga, serta perputaran ekonomi lokal.

Oleh karena itu, dia berharap kepada seluruh masyarakat, khususnya Kepala Desa Mekar Raya, agar jembatan ini dijaga dan dirawat bersama-sama demi kelancaran aktivitas dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Jembatan Karab selama ini menjadi penghubung utama aktivitas sosial dan ekonomi warga, terutama dalam distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta layanan kesehatan.

Dengan berfungsinya jembatan tersebut, waktu tempuh antarwilayah kini menjadi lebih singkat dan biaya transportasi dapat ditekan.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam menghadirkan infrastruktur yang merata dan berkeadilan. Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah pedalaman memiliki akses yang layak, aman, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar di berbagai wilayah sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala Desa Mekar Raya, Toni, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan di wilayahnya. Dia mengatakan, jembatan tersebut telah lama dinantikan warga karena sebelumnya akses penyeberangan masih terbatas.

“Dengan diresmikannya Jembatan Karab, kami optimistis aktivitas masyarakat akan semakin lancar dan desa kami dapat berkembang lebih pesat,” ungkapnya. (*)

Bupati Ketapang Kunjungan Kerja ke Tanjung Lambai, Tegaskan Komitmen Pembangunan hingga Pelosok Daerah

Bupati Ketapang saat melakukan kunjungan kerja ke Tanjung Lambai, Kecamatan Hulu Sungai, disambut masyarakat dan petugas lapangan.

DelikBerita.com Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S. STP., M. Si., melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Dusun Tanjung Lambai, Desa Senduruhan, Kecamatan Hulu Sungai, pada Sabtu (28/02/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat setempat, khususnya dalam upaya percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terpencil.

Dalam agenda tersebut, Bupati Alexander Wilyo memimpin langsung penancapan tiang listrik pertama di Dusun Tanjung Lambai bersama tim dari PLN dan masyarakat setempat. Dengan penuh semangat kebersamaan, Bupati turut bergotong royong memegang dan mengangkat tiang besi bersama warga sebagai simbol dimulainya pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut.

“Kehadiran saya di sini bukan sekadar kunjungan formal. Saya ingin merasakan langsung denyut kehidupan warga,” ujar Bupati di sela-sela kegiatan.

Penancapan tiang listrik ini menandai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam menghadirkan akses listrik bagi masyarakat di wilayah pelosok, sebagai bagian dari komitmen pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai puncak rangkaian kunjungan, Bupati melakukan penandatanganan prasasti di atas papan kayu yang menjadi simbol ikonik kunjungan tersebut. Penandatanganan pada media kayu ini melambangkan bahwa komitmen pembangunan Pemerintah Daerah telah “terpahat” kuat di jantung Dusun Tanjung Lambai, sekaligus menjadi catatan sejarah atas kehadiran Bupati Ketapang di wilayah tersebut.

Selain agenda infrastruktur, Bupati juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan warga kurang mampu. Bantuan tersebut merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah terpencil.

Bupati menegaskan bahwa kunjungan ini selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Ketapang.

“Kunjungan ini selaras dengan visi saya yaitu pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri; memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali, merasakan manfaat nyata dari pembangunan daerah,” tandasnya.

Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjangkau wilayah-wilayah terluar, serta memastikan setiap sudut daerah mendapatkan perhatian dan sentuhan pembangunan yang berkelanjutan.

Minggu, 01 Maret 2026

JPTP Kosong, Pemkab Segera Laksanakan Seleksi

Sekda Ketapang, Repalianto, mensosialisasikan sebelum pelaksanaan seleksi JPTP, kemarin.

DelikBerita.com Pemerintah Kabupaten Ketapang akan melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Seleksi tersebut untuk mengisi sejumlah posisi yang saat ini sedang kosong.

Sebelum seleksi dibuka, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi. Hal ini bertujuan memberikan pemahaman kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait mekanisme, tahapan, serta persyaratan dalam proses seleksi terbuka ini.

“Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya birokrasi yang profesional, transparan, serta berbasis pada sistem merit dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan pemerintahan,” kata Sekretaris Daerah Ketapang, Repalianto.

Dia menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh ASN yang memiliki kompetensi dan integritas.

“Melalui seleksi terbuka ini kita ingin memastikan bahwa pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilakukan secara transparan, objektif, dan berdasarkan kompetensi,” jelas Repal.

“Dengan demikian kita dapat memperoleh pejabat yang benar-benar mampu mendukung peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Dia juga mendorong para ASN yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam seleksi terbuka tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan karier dan peningkatan kualitas kepemimpinan birokrasi di Kabupaten Ketapang.

Menurutnya, melalui proses seleksi yang profesional dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap dapat melahirkan pejabat pimpinan tinggi yang memiliki visi, inovasi, serta komitmen kuat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. (*)

Jumat, 20 Februari 2026

Setahun Kepemimpinan Alex-Jamhuri, Bersinergi Bangun Ketapang

Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dan Jamhuri Amir

DelikBerita.com Pada 20 Februari 2026 kemarin, tepat setahun kepemimpinan Alexander Wilyo-Jamhuri Amir sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ketapang.

Alex bersyukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang telah dilalui. “Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena berkat-Nya satu tahun pemerintahan ini bisa terlewati dengan berbagai dinamika yang terjadi. Ini menjadi pengalaman dan pembelajaran berharga untuk mengambil langkah-langkah yang lebih baik ke depannya,” ungkap Alex.

Alex mengakui, selama satu tahun terakhir, berbagai tantangan dan dinamika menjadi bagian dari proses kepemimpinan. Namun menurutnya, seluruh pengalaman tersebut justru menjadi bekal penting dalam merumuskan kebijakan dan arah pembangunan yang lebih matang dan terukur.

Tak hanya refleksi, dia juga menyampaikan pesan terbuka kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang. Dia memohon doa restu, dukungan, serta sinergi dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Ketapang.

”Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Ketapang, mohon doa restu dan dukungannya. Mari bersama-sama kita membangun dan menjaga Kabupaten Ketapang ini,” ajaknya.

Alex menekankan bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan secara sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, DPRD, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.

”Kita harus bergotong royong, bersinergi dan berkolaborasi. Dengan kebersamaan, saya yakin Ketapang bisa terus maju dan berkembang,” tegasnya.

Alex juga mengapresiasi atas dukungan masyarakat selama satu tahun terakhir serta berharap semangat kebersamaan terus terjaga dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Ketapang ke depan. (*)

© Copyright 2019 DelikBerita | All Right Reserved