Sabtu, 23 Mei 2026

SPBU 64.786.20 Jerora Diduga Kuat Lakukan Penyimpangan Distribusi Solar Bersubsidi, Jual Kepada Spekulan Dengan Harga Rp13.000,- Perliter.

SPBU (Dok. Media)

DelikBerita.com - Sintang, Kalimantan Barat - Media mendapatkan informasi dari warga setempat bahwa SPBU 64.786.20 yang berada di Desa Jerora, kecamatan Sintang, kabupaten Sintang melakukan praktik penyimpangan distribusi BBM Solar Bersubsidi dengan menjual kepada pengantri atau Spekulan dengan harga Rp13.000,- perliter.

"SPBU di Jerora sudah mulai banyak pengantri Solar bersubsidi, kawan saya ikut ngantri di situ dengan harga perliter 13 ribu, luar biasa keuntungan pihak SPBU, perliter mencapai 5 ribu, coba jalan-jalan ke SPBU itu, kalau tidak ada Solar subsidi mereka tutup," sampai warga yang tidak mau identitasnya dipublikasikan.

Berdasarkan informasi dari warga tersebut Tim Media menelusuri kembali kebenaran informasi dengan langsung ke SPBU 64.786.20 Jerora, pada Selasa Siang 19 Mei 2026.

Namun Tim media hanya menemukan fakta bahwa SPBU tersebut tutup tidak ada aktivitas pelayanan, pagar SPBU yang menutup area dengan rapat membuat Tim media tidak dapat menemui pihak SPBU untuk melakukan konfirmasi informasi.

Media mengambil dokumentasi SPBU 64.786.20 yang tutup tersebut, seorang karyawan SPBU dengan wajah sangar menemui Tim Media.

Sambi berdiri di pagar SPBU yang tertutup rapat, Karyawan tersebut bertanya kepada Tim media, bapak siapa ya?, jangan ambil foto tanpa ijin ya pak.

Tim media menjawab, "kami wartawan, apa manajer SPBU ada?, ada yang perlu kami lakukan konfirmasi kepada manajer," sampai Tim media.

Karyawan SPBU itu menjawab dengan singkat, "manajer tidak ada, manajer jarang ada di sini," jawab karyawan SPBU.

Dialog dengan karyawan SPBU 64.786.20 Jerora tersebut berlangsung dengan sangat singkat karena sikap karyawan tersebut terkesan menolak kehadiran Tim media untuk melakukan konfirmasi informasi.

Demikian berita ini diterbitkan sebagai laporan kepada masyarakat luas dan laporan kepada Aparat Penegak Hukum, khususnya Polres Sintang agar dapat melakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyimpangan distribusi BBM Solar bersubsidi di SPBU 64.786.20 Jerora tersebut.

Media selalu siap melayani Hak Jawab dari semua pihak yang terkait pada pemberitaan ini sebagai upaya memberikan informasi yang benar dan edukatif.

Minggu, 05 April 2026

Bupati Hadiri Halal Bihalal di Kediaman Pangeran Mangku Negara

 Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri acara halal bihalal di kediaman Pangeran Mangku Negara Kerajaan Matan, Uti Faradian, Minggu (5/4).


DelikBerita.com Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri acara halal bihalal di kediaman Pangeran Mangku Negara Kerajaan Matan, Uti Faradian, Minggu (5/4). Kehadiranya ini bukan sekadar urusan kedinasan, melainkan kunjungan seorang sahabat kepada sahabatnya.

“Kepada seluruh majelis raja, dewan sepuh, kaum kerabat, dan juriyat besar Kerajaan Matan, saya sampaikan salam takzim dan ucapan Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin,” katanya.

Alex mengungkapkan, Kerajaan Matan memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga nilai-nilai budaya dan marwah daerah di Kabupaten Ketapang.

“Bagi saya, Ketapang adalah rumah besar dan keluarga besar kita bersama, termasuk bagi para kerabat serta juriyat Kerajaan Matan yang memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam menjaga nilai budaya serta marwah daerah,” ungkap Alex.

Dalam kesempatan tersebut, Alex mendapatkan hadiah berupa peci dari Keraton Matan yang diberikan oleh Pangeran Mangku di hadapan para sesepuh.

“Peci ini bukan hanya pelengkap busana bagi saya, melainkan simbol kedekatan batin dan persahabatan yang akan saya kenakan dengan penuh rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar ini,” paparnya.

Alex juga mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap budaya Nusantara telah membawanya pada sebuah tanggung jawab moral yang besar. Menurutnya, dia memiliki ikatan batin yang kuat dengan lingkungan keraton.

Alex menerima gelar kehormatan Kanjeng Raden Aryo Tumenggung Darmonagoro. Gelar tersebut dianugerahkan langsung oleh Susuhunan Paku Buwono XIII dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

“Bagi saya, amanah dari Susuhunan Paku Buwono XIII ini adalah mandat untuk selalu mengedepankan adab, menjaga kelestarian budaya, serta memperkuat persatuan dalam setiap langkah pengabdian saya kepada masyarakat,” tegasnya.

Melalui momentum halalbihalal ini, dia mengajak semua masyarakat untuk mempererat ukhuwah. “Semoga semangat kekeluargaan ini terus memperkokoh kebersamaan kita dalam membangun Kabupaten Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan,” harapnya. (*)

Sabtu, 04 April 2026

Bupati Resmikan TPA Al-Muttaqin di Sungai Melayu Rayak


Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melayani swafoto bersama masyarakat saat melakukan kunjungan ke Sungai Melayu Rayak, Sabtu (4/4).

DelikBerita.com Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Masjid Jami Al-Muttaqin di Desa Sungai Melayu Raya Baru, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Sabtu (4/4.

Usai peresmin, acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal bersama masyarakat serta Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sungai Melayu Rayak. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan, kekeluargaan, dan nuansa kebersamaan.

Alex berkomitmen jika pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.

“Saya adalah milik seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang, pemimpin bagi semua suku dan semua agama. Ketapang adalah rumah besar kita bersama, rumah yang harus kita jaga, kita bangun, dan kita majukan secara bersama-sama dalam semangat persatuan dan keadilan,” katanya.

Dia juga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat dalam mewujudkan sarana pendidikan keagamaan bagi generasi muda.

“Pembangunan sarana pendidikan seperti TPA ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak kita. Saya berharap fasilitas ini dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mencetak generasi yang cinta Alquran, berilmu, dan berakhlak mulia,” harapnya.

Alex juga menyampaikan bahwa dalam berbagai kegiatan kunjungan kerja ke desa-desa, dia kerap membawa Kepala Dinas Kesehatan dr. Feria beserta jajaran tenaga medis untuk melaksanakan pelayanan pengobatan gratis bagi masyarakat.

“Kegiatan pengobatan gratis ini sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan nyata pemerintah kepada masyarakat, agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan jamuan makan bersama dan sesi foto bersama, sebagai simbol kebersamaan serta komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Ketapang yang maju, harmonis, dan berkeadilan. (*)

Bupati Ikuti Misa Paskah di Gereja Santo Agustinus


Bupati Ketapang, mengikuti Misa Malam Paskah di Gereja Santo Agustinus Ketapang, Sabtu (4/4) malam.

DelikBerita.com Dalam suasana penuh khidmat dan damai, Bupati Ketapang, mengikuti Misa Malam Paskah di Gereja Santo Agustinus Ketapang, Sabtu (4/4) malam. Kehadirannya pada perayaan suci umat Kristiani tersebut menjadi wujud penghormatan, kebersamaan, serta komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Ketapang.

Misa Malam Paskah berlangsung dengan suasana sejuk, tertib, dan penuh kekhusyukan. Jemaat yang hadir memanjatkan doa dan syukur atas makna kebangkitan, harapan, serta kemenangan terang atas kegelapan yang menjadi inti perayaan Paskah.

Alex menyampaikan pesan mengenai makna Paskah sebagai momentum refleksi bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, Paskah mengingatkan kembali tentang arti kasih tanpa batas, pengorbanan, serta harapan akan kehidupan yang lebih baik.

“Paskah menjadi momen untuk mengingat kembali arti kasih tanpa batas dan pengorbanan. Kita diajak merefleksikan perjalanan dari kegelapan menuju terang, dari luka menuju harapan baru. Semoga damai dan kasih selalu menyertai langkah kita,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa Ketapang adalah rumah besar bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, dan golongan.

“Saya adalah pemimpin bagi semua suku dan agama di Kabupaten Ketapang. Karena itu, persatuan, toleransi, dan kebersamaan harus terus kita jaga demi kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tegasnya.

Pesan tersebut menekankan pentingnya semangat persaudaraan, resiliensi, dan kasih yang tulus dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.

“Kehadiran saya dalam Misa Malam Paskah ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam merawat toleransi, memperkuat kehidupan sosial dan budaya masyarakat,” pungkasnya. (*)

Jumat, 03 April 2026

Ketua NU Apresiasi Kinerja Pemerintah, Minta Kritik Harus Objektif dan Tidak Memecah Belah

Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Ketapang KH Abdullah Al Faqir

DelikBerita.com Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama Ketapang, KH Abdullah Al Faqir, menilai kepemimpinan Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir selama satu tahun terakhir menunjukkan kinerja yang baik dan terarah.

Menurutnya, berbagai langkah pembangunan yang telah dilakukan patut diapresiasi, terutama dalam mendorong percepatan ekonomi daerah. Salah satu upaya strategis yang dinilai tepat adalah dengan memprioritaskan pembangunan akses transportasi sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi.

“Apa yang sudah dilakukan selama ini sangat baik. Upaya percepatan ekonomi dengan mendahulukan pembangunan infrastruktur, khususnya akses transportasi, merupakan langkah yang patut didukung bersama,” ujarnya, Jumat (03/04/2026).

Ia menilai, konsep percepatan ekonomi yang dijalankan pemerintah daerah tidak lahir secara instan, melainkan telah melalui perencanaan yang matang, bahkan sejak sebelum kepemimpinan saat ini berjalan. Fokus pada pembangunan infrastruktur dinilai selaras dengan prinsip dasar penguatan ekonomi daerah.

Selain itu, keterbukaan pemerintah daerah juga menjadi poin penting yang diapresiasi. Selama satu tahun terakhir, komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dinilai terus terbangun secara aktif guna menyerap aspirasi, saran, dan masukan.

“Komunikasi yang terus dijalin dengan semua elemen adalah bagian dari kepemimpinan yang baik. Ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak,” ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Khairat tersebut menegaskan bahwa masyarakat tidak cukup hanya menjadi pengamat, tetapi juga perlu berperan aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan daerah, baik di sektor infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah yang telah berjalan, sekaligus berpartisipasi memberikan masukan yang konstruktif.

“Dukung program yang ada, dan berikan sumbangsih pemikiran. Dengan begitu, program strategis daerah dapat berjalan optimal dan memberi manfaat luas,” ajaknya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah tetap disampaikan secara bijak, objektif, dan tidak dilandasi oleh sentimen sempit atau picik sehingga tidak bisa menilai yang baik dan ini penyakit harus di obati. Maka mari mengkritik yang sehat yang justru menjadi bagian penting dalam mengawal pembangunan agar tetap berada pada jalur yang benar.

“Kritik itu penting, tetapi harus adil, berimbang, dan tidak didasari cara pandang yang sempit. Dengan sikap yang bijak, kita bisa menilai secara jernih mana yang sudah baik dan mana yang perlu diperbaiki,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat tidak terjebak pada penilaian personal terhadap pemimpin, melainkan lebih fokus pada kinerja dan upaya nyata yang dilakukan untuk kemajuan Kabupaten Ketapang secara menyeluruh.

Ke depan, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus meningkatkan progres pembangunan, meskipun di tengah tantangan efisiensi anggaran. Dengan dukungan masyarakat dan sinergi semua pihak, pembangunan daerah diyakini dapat terus berjalan optimal.

“Yang terpenting adalah komitmen bersama untuk memajukan Ketapang. Selama itu terjaga, masyarakat tentu akan terus memberikan dukungan,” pungkasnya.

Sabtu, 07 Maret 2026

Bupati Ikut Tanam Jagung Serentak

Bupati dan jajaran Forkopimda Ketapang mengikuti penanaman jagung serentak di Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (7/3).

DelikBerita.com Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait melaksanakan penanaman benih jagung serentak kuartal I 2026 di Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan, Sabtu (7/3).

Penanaman jagung ini merupakan bagian dari kegiatan nasional yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta mendukung program swasembada jagung nasional.

Pelaksanaan penanaman jagung serentak ini menjadi bentuk sinergi antara unsur pemerintah, kepolisian, serta instansi pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di Kabupaten Ketapang.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya komoditas jagung pada tahun 2026.

“Penanaman jagung serentak kuartal pertama ini merupakan bentuk nyata dukungan berbagai pihak, termasuk Polri, terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan tahun 2026,” kata Alex.

Dia berharap bibit jagung yang ditanam dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu meningkatkan produksi jagung di Kabupaten Ketapang. “Mudah-mudahan bibit jagung ini dapat tumbuh dengan baik dan swasembada jagung di Kabupaten Ketapang dapat tercapai,” harapnya.

Alex juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan secara produktif, terutama lahan pekarangan masyarakat, agar dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

“Melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan pertanian yang produktif, diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga,” ungkapnya.

Menurutnya, penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan juga sejalan dengan visi Kabupaten Ketapang yaitu “Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri,” serta mendukung salah satu misi daerah, yakni memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.

Program penanaman jagung pada awal tahun 2026 ini juga diproyeksikan untuk mendukung target produksi jagung nasional yang terus meningkat, seiring dengan bertambahnya potensi luas panen di berbagai daerah. (*)

© Copyright 2019 DelikBerita | All Right Reserved