Senin, 10 Februari 2025

Penasehat Presiden RI, Dokter Terawan Putranto Apresiasi Hari Pers Nasional di Riau

DelikBerita.com Pekanbaru, 9 Februari 2025 – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang berlangsung di Pekanbaru, Riau mendapat sambutan hangat dari berbagai tokoh penting.

Salah satunya adalah Penasehat Presiden RI Bidang Kesehatan, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K), yang menyampaikan ucapan selamat dan harapan baik untuk insan pers Indonesia.

Dalam komentarnya, Prof. Dr. Terawan mengungkapkan harapannya agar Hari Pers di Riau dirayakan dengan sukacita.

"Saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional di Pekanbaru, Riau. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar, penuh dengan kemeriahan, dan suka cita. Selamat merayakan Hari Pers Nasional, semoga Tuhan memberkati kita semua.

Ucapan tersebut mencerminkan apresiasi dan dukungan terhadap peran penting pers dalam menjaga demokrasi dan memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat. Terawan berharap agar HPN 2025 menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Seperti diketahui, acara puncak HPN Riau hari ini berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai tokoh penting dari dunia pers, pemerintahan, dan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Kapolri yang diwakili oleh Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, PJ. Gubernur Provinsi Riau, Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal, Ketua DPRD dan pimpinan DPRD Provinsi Riau, tamu luar negeri, tokoh pers nasional, konstituen Dewan Pers, dan anggota PWI Daerah dari seluruh Indonesia.

...
Bambang

Publish

Selasa, 18 Oktober 2022

Pelaku Pengeroyokan Wartawan Ditangkap, DPP PW MOI Beri Apresiasi Kepada Kapolda Riau

DelikBerita.com   Pekanbaru - Pelaku pengeroyokan Pemimpin Redaksi (Pemred) www riauwicara.com beberapa waktu lalu akhirnya berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Riau Selasa (18/10/22).

Atas tertangkapnya pelaku yang berjumlah 4 orang ini, Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) Riau dan Pekanbaru menyambut positif atas kinerja Kapolda Riau M Iqbal beserta jajarannya. Hal itu disampaikan langsung Ketua Umum PW MOI HM. Jusuf Rizal  di Jakarta hari ini. 

"Kami memberi apresiasi yang tinggi kepada Kapolda Riau yang bertindak cepat setelah PWMOI melaporkan masalah tersebut," ucapnya di media jaringan PW MOI Indonesia

Lebih jauh menurut pria berdarah Madura-Batak yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, sesuai dengan UU Pers 40 Tahun 1999, kebebasan untuk bekerja dilindungi. Tidak boleh ada kekerasan. Karena bagi yang tidak suka pada pemberitaan masyarakat diberi hak jawab. Bukan menganiaya wartawan.

"Undang-undang jelas mengatur tugas dan fungsi wartawan, sehingga tindak kekerasan terhadap wartawan adalah Tindak pidana. Maka pelaku pemukulan terhadap wartawan yang terjadi di Pekanbaru harus mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya, termasuk jika ada aktor dibelakangnya" ucapnya marah.

Ditempat terpisah Ketua PW MOI Riau Boma Harmen didampingi Ketua Pekanbaru Aprianto mengaku sudah dari kemarin mendapat kabar bahwa pelaku sudah ditahan Polda Riau, namun agar tidak menjadi berita hoax pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari Polda Riau.

"Alhamdulillah pelaku sudah ditangkap dan ditetapkan Sebagai tersangka hari ini. Saya sudah mendapat informasi bahwa pelaku sudah ditangkap sejak kemarin, namun agar tidak mendahului Polda Riau kami menunggu rilis hari ini" ucap Boma 

Boma yang juga Gubernur LSM LIRA Riau ini juga menambahkan, PW MOI dari awal konsisten mengawal kasus ini, bahkan untuk mempercepat kasus ini diungkap PW MOI secara langsung bertemu Kapolda Riau Irjen M Iqbal dan meminta Kapolda segera bertindak untuk menangkap seluruh pelaku dan otak dari pengeroyokan ini.

"Kasus ini mendapatkan atensi dari DPP PW MOI, oleh sebab itu kita PW MOI RIau dan Pekanbaru terus memantau, bahkan kita berjumpa secara langsung dengan Kapolda Riau beberapa saat lalu untuk meminta para pelaku segera di tangkap" jelasnya dihadapan media Selasa (18/10/22) siang 

Lebih jauh Boma panggilan akrabnya ini menegaskan PW MOI ada organisasi profesi wartawan sehingga siapapun yang melakukan kekerasan, pelecehan atau menghalangi kerja jurnalistik maka akan berhadapan dengan PW MOI.

"Kami ingatkan atensi PW MOI kepada saudara Miftahul Syamsir karena beliau berprofesi wartawan sehingga ada tanggungjawab kami untuk membela. Jadi jika ada yang menyebut PW MOI digiring oleh oknum tertentu saya sampai itu tidak benar" tambah Boma keras 

Selanjut Boma juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota PW MOI se Riau yang beberapa hari ini selalu memantau dan berdiskusi, untuk mencari informasi keberadaan pelaku dan juga memberitakan perkembangan kasus ini secara updated agar  masyarakat mengetahuinya

"Terimakasih semua anggota PW MOI se Riau beserta media-media yang tergabung, satu kerja sudah kita lakukan selanjutnya tugas kita mengawal dipersidangan nantinya, Agar para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal" tutup Boma.


(A-R/red).

Jumat, 22 Juli 2022

Dikonfirmasi Dugaan Korupsi Malah Minta Kartu PWI dan UKW, Ismail Nilai Eva Gagal Paham.

 


DelikBerita.com   PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau terkait kegiatan tahun 2021 yang bersumber dari APBD Riau dan APBN dikatakan Kepala Disnakertrans, Imron Rosyadi telah dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat Kemnakertrans dan Inspektorat Provinsi Riau.

" Saya sudah klarifikasi ke Bu Eva selaku Kabid, bahwa semua kegiatan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang ada, dan kegiatan APBN tersebut sudah diperiksa oleh inspektorat jenderal Kemnaker Pusat," kata Kadisnakertrans Provinsi Riau, Dr Imron Rosyadi kepada Persadariau, Kamis (21/7/2022) malam WIB.

" Begitu juga APBD sudah diperbaiki juga oleh inspektorat provinsi Riau dan BPK RI perwakilan Riau," lanjutnya menjelaskan.

Tim awak media mendapati bahwa Disnaker Riau mendapat kucuran dana dekonsentrasi sebesar tiga milyar rupiah pada 2021 dari APBN dan dana kegiatan dari APBD Riau dengan Nomor DPA: DPA/A 1/2.07.3.32.0.00.01.0000/001/2021 senilai Rp. 739.576.971 dan Rp. 970.867.650.

Eva Ismail S.Sos., M.Si yang pada saat itu sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) ketika dikonfirmasi menjawab tidak tahu dan terkesan menjual nama organisasi pers.

" Maaf pak Saya tidak tahu itu, Mohon maaf pak. Tadi bapak mengatakan mau mengirim surat untuk datang klarifikasi. 
Saya tunggu suratnya. Agar kami bisa persiapkan. Mohon bapak lampirkan Kartu UKW Dewan  Pers Sebagai Wartawan (Kartu PWI)," kata Eva Ismail saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Kamis (21/7/2022) sore WIB.

Ketua umum Aliansi Media Indonesia (AMI), Ismail Sarlata mengaku heran melihat sikap pejabat publik yang seharusnya memberikan informasi mengenai penggunaan anggaran Negara sebagai edukasi dan keterbukaan informasi publik.

" Apa maksudnya beliau menanyakan UKW dan Kartu PWI, paham tidak soal UU Pers, sudah jelas setiap insan pers berhak memilih bergabung dengan organisasi pers manapun," kata Ismail Sarlata saat dihubungi melalui selulernya, Jum'at (22/7/2022) pagi WIB.

Wibowo yang sebelumnya mengaku sebagai pembantu administrasi dalam kegiatan pelatihan tenaga kerja pada 2021 lalu ketika dikonfirmasi kembali, tidak menjawab hingga berita ini diterbitkan.......


(Faisal/Team/red).
© Copyright 2019 DelikBerita | All Right Reserved