Jumat, 16 September 2022

WAKIL BUPATI SINTANG BUKA TURNAMEN SEPAKBOLA NANGA DEDAI

DelikBerita.com    Sintang - Wakil Bupati Sintang, Melkianus, membuka pelaksanaan open turnamen sepakbola Nanga Dedai Cup ke-III tahun 2022 yang ditandai dengan penyerahan bola kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan pertama dan melakukan penendangan bola pertama, yang dilaksanakan di lapangan Sepakbola Desa Nanga Dedai, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang, pada Jumat sore, (16/9/2022).

Dalam arahannya, Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengatakan bahwa kegiatan turnamen sepakbola Nanga Dedai Cup ke-III tahun 2022 merupakan ajang kompetisi sekaligus silaturahmi, “sudah 2 tahun kita tidak melaksanakan kegiatan dikarenakan pandemi covid-19, hari ini kita bahagia, kita laksanakan kegiatan turnamen sepakbola, yang dimana kita bisa menjalin tali silaturahmi diantara kita semua, baik itu di desa-desa sekitar dan kabupaten lain yang mengikuti kegiatan turnamen sepakbola ini”, kata Melkianus.


“Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan terimakasih kepada para club-club yang dari luar Kabupaten Sintang untuk turut berpartisipasi dalam pelaksanaan turnamen sepakbola Nanga Dedai Cup III tahun 2022 ini, dan tentu ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat”, ucap Wakil Bupati Sintang.


Wakil Bupati Sintang berpesan kepada para pemain serta penonton yang ada disekitaran lapangan sepakbola untuk membantu menyukseskan pelaksanaan turnamen sepakbola dengan lancar, “dengan kegiatan ini, saya berharap kepada kita semua agar terus tertib dan damai, agar kegiatan turnamen sepakbola bisa berjalan dengan lancar, kepada para pemain, saya ucapkan selamat bertanding, selamat berjuang, senantiasa menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding, tunjukkan kehebatan masing-masing pemain dilapangan, jangan lakukan hal-hal yang tidak baik dan tidak tertib, kalau kita tertib, maka kegiatan akan berjalan dengan lancar dan baik”, pesan Wakil Bupati Sintang.


Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana open turnamen sepakbola Nanga Dedai, Firman Wahyudi, mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 73 club, "kegiatan open turnamen sepakbola Nanga Dedai, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang ini sudah dilaksanakan selama 3 kali, pertama kita laksanakan di tahun 2018, kedua di tahun 2019, ketiga di tahun 2022 ini, dengan diikuti sebanyak 73 club yang berasal dari Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Kapuas Hulu", ujarnya

Harapan ketua Panitia penyelenggara agar kegiatan turnamen berjalan dengan baik dan lancar, "kepada para peserta junjung tinggi sportivitas, jangan buat gaduh ketika bertanding, dan juga kepada penonton jangan terprovokasi terhadap pemain, kita harapkan turnamen berjalan dengan baik dan lancar", pesannya.
 
 
(HP/red).

WAKIL BUPATI TINJAU PELAKSANAAN OPERASI PASAR BAHAN PANGAN DI SINTANG

DelikBerita.com    Sintang - Wakil Bupati Sintang, Melkianus, meninjau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Bahan Pangan yang dilaksanakan di kawasan Pasar Masuka, pada Jumat, (16/9/2022).

Pelaksanaan operasi pasar bahan pangan tersebut dilaksanakan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM, dan instansi terkait, Badan Urusan Logistik (BULOG), dan beberapa stakeholder terkait.


Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengatakan bahwa dilaksanakannya Operasi Pasar ini merupakan salah satu upaya untuk menekan inflasi yang terjadi di Kabupaten Sintang, “pagi hari ini (Jumat, 16/9/2022), dilaksanakan operasi pasar di Kawasan pasar Masuka Sintang, ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah kepada seluruh masyarakat dalam rangka menekan inflasi yang terjadi di Kabupaten Sintang”, kata Melkianus.


Wakil Bupati Sintang juga meminta kepada masyarakat untuk tidak panik menghadapi situasi seperti ini, “kami harap kepada seluruh  masyarakat agar tidak merasa panik disaat situasi seperti ini yang dimana dalam pernyataan Presiden Republik Indonesia kemarin yang menyatakan bahwa Kabupaten Sintang salahsatu kabupaten penyumbang inflasi tertingi di Indonesia yang masuk dalam 10 besar, jadi jangan panik”, ucapnya.


“hari ini kita tunjukkan semuanya, agar bisa teratasi, yang pada intinya, stok di Sintang itu ada, harga kita minta stabil, kalaupun ada kenaikan haruslah kenaikan yang wajar, selain itu juga terkait pernyataan Presiden tentang inflasi di Sintang ini sudah terjadi sebelum BBM mengalami kenaikan harga, inflasi ini dihitung dimulai dari Agustus 2021 hingga Agustus 2022, dan memang kenaikan ini lebih tinggi pada bulan November 2021 ketika saat itu Sintang mengalami musibah bencana banjir, tetapi disaat hari ini kita sudah mengalami deflasi sekitar 0,96% untuk di Kabupaten Sintang, intinya masyarakat jangan takut, stok untuk 3 bulan kedepan masih ada, dan kita akan monitoring terus terkait harga, dan kita akan selalu melakukan Operasi Pasar”, tambah Wakil Bupati Sintang.

Selain itu juga, Wakil Bupati Sintang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan upaya-upaya mengendalikan inflasi dimulai dari lingkungan sekitar, “kemarin kita sudah melakukan konferensi pers, saya imbau kepada seluruh masyarakat agar untuk melakukan penghematan secara massal kepada seluruh masyarakat, meminta kepada masyarakat untuk menanam komoditas, dan kami juga mengimbau kepada semua pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk menanam 10 polybag cabai dan komiditas lainnya dilingkungan rumah masing-masing, ini kita lakukan dalam rangka untuk menekankan inflasi yang terjadi”, terang Wakil Bupati Sintang.

Wakil Bupati Sintang menegaskan bahwa komoditas di Kabupaten Sintang tidak kurang, namun faktor dari infrastruktur kurang baik maka itu juga merupakan salah satu terjadinya inflasi, “untuk komoditas kita di Sintang ini tidak kurang, hanya memang kemarin, di beberapa daerah untuk komoditas cabai di daerah Sintang harga ditempat itu murah bisa Rp.50.000/kilogram, tetapi memang infrastruktur jalan parah, sehingga ketika mereka menjual komoditasnya ke Kota Sintang harga cabai bisa melambung tinggi hingga bisa mencapai Rp.90.000 sampai Rp.100.000 / kg, dengan demikian saya berharap kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi kita harus bekerjasama membantu terkait infrastruktur jalan, sehingga masyarakat bisa menjual hasil komoditas ke kota dengan harga yang lebih murah, intinya komoditas kita itu ada, hanya memang infratrstuktur yang belum memadai”, tegasnya.

Wakil Bupati Sintang berpesan agar masyarakat lakukan penghematan dan gunakan bantuan sebaik mungkin, “harapan kita kepada masyarakat, gunakanlah energi sebaik-baik mungkin, sebagai contoh penggunaan listrik dirumah dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan juga gunakan bantuan-bantuan Pemerintah pusat yang terkait dengan subsidi BBM supaya digunakan tepat sasaran, jangan sampai ini disalahgunakan, dengan tujuan agar inflasi ini ditekan secepat mungkin”, pesan Wakil Bupati Sintang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Barat., H.M. Yusuf menjelaskan tujuan diselenggarakannya Operasi Pasar di Kabupaten Sintang, “hari ini kita laksanakan operasi pasar, kemarin kita sudah melaksanakan Gelar Pangan Murah dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang meliputi wilayah Kabupaten Melawi, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sekadau, dan hari ini kita lanjut menggelar Operasi Pasar dalam rangka gerakan pengendalian inflasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi yang bekerjasama dengan TPID Kabupaten Sintang bersinergi dengan penyedia bahan pangan yakni Badan Urusan Logistik (BULOG), PERUSDA, dan juga Borneo Indotama”, kata Yusuf.

Yusuf menjelaskan komoditi yang dijual pada pelaksanaan Operasi Pasar di Kabupaten Sintang, “komoditi yang kita jual yakni kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, minyak goreng, telur, bawang merah, daging”, jelasnya.

Yusuf juga meminta kepada masyarakat Sintang tidak panik atas terjadinya inflasi di Kabupaten Sintang, “kami mengharapkan untuk masyarakat Sintang untuk tidak perlu panik, ketersediaan sembako akan kita lancarkan, harga bahan pangan kia terjangkaukan, ini merupakan kerja kita bersama, jangan ada lagi catatan inflasi yang tinggi, dan harus kita tekankan sampai ke angka 4%”, pintanya.
 
 
(HP/red).

Jumat, 09 September 2022

Melkianus Wabup Sintang Launching BLT BBM Kabupaten Sintang

DelikBerita.com    Sintang - Wakil Bupati Sintang Melkianus, S. Sos melaunching Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT-BBM) dan Bantuan Sosial Sembako Bulan September Oktober 2022 di Kabupaten Sintang pada Jumat, 9 September 2022 di Halaman Kantor Pos Indonesia Cabang Sintang.

Wakil Bupati Sintang Melkianus, S.Sos,
Melkianus Wakil Bupati Sintang menyampaikan peningkatan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi penduduk miskin dan rentan miskin adalah salah satu prioritas nasional pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Hal ini telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan  Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024. 
“agenda tersebut  dalankan dengan strategi pengembangan kemitraan dan jejaring kerja antara pemangku kepentingan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat. Berdasarkan arahan Presiden RI untuk melaksanakan program bantuan sosial langsung tunai bahan bakar minyak periode bulan September, Oktober, November dan Desember 2022 sebagai pengalihan subsidi bahan bakar minyak kepada masyarakat terdampak kenaikan Bahan Bakar Minyak dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan penyaluran bantuan sosial langsung tunai bahan bakar minyak serta mewujudkan prinsip 4T yakni tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah dan tepat administrasi” terang Melkianus.
“penyaluran bantuan sosial BLT BBM dan Bansos Sembako dilakukan oleh PT Pos Indonesia Cabang Sintang. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pos indonesia Cabang Sintang dan semua pihak bak di tingkat kabupaten maupun di kecamatan dengan harapan bantuan ini dapat terealisasi sesuai dengan harapan” terang Melkianus.


“bantuan yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia Cabang Sintang Sintang adalah sebesar 500 ribu per KPM dengan rincian  bansos BLT BBM tahap I atau bulan September dan Oktober 2022 sebesar 300 ribu rupiah per KPM dan bansos Sembako bulan September 2022 sebesar 200 ribu rupiah per KPM” terang Melkianus.


“saya berharap penyaluran ini dilakukan secara transparan, demokrasi dan akuntabel sehingga bantuan sosial BLT BBM mudah dipantau serta dievaluasi untuk mengurangi penyimpangan penyaluran bantuan sosial langsung tunai BBM. Satu hal yang harus diperhatikan oleh pihak kecamatan, kelurahan dan desa bahwa update data NIK pada KK maupun KTP harus diperhatkan, jangan sampai ada kesalahan, baik pada nama, tanggal tahir lahir, status pekenaan dan sebagainya”pesan Melkianus.



(HP/red).

Selasa, 06 September 2022

PASCA BANJIR BANDANG, PEMKAB SINTANG SALURKAN BANTUAN UNTUK MASYARAKAT DESA KAYU DUJUNG

DelikBerita.com    Sintang - Usai banjir bandang yang terjadi di Desa Kayu Dujung, Kecamatan Ketungau Tengah, pada 2 September 2022 lalu, Pemerintah Kabupaten Sintang, yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sintang, Melkianus, bersama Dinas Sosial Kabupaten Sintang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sintang, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat Desa Kayu Dujung yang terdampak banjir bandang, pada Senin, (5/9/2022). 
Wakil Bupati Sintang, Melkianus, merasakan prihatin atas terjadinya banjir bandang yang melanda Desa Kayu Dujung, Kecamatan Ketungau Tengah ini, “pak Bupati, saya dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang turut prihatin atas musibah yang terjadi, kami Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang ikut merasakan apa yang bapak ibu rasakan semua, sehingga hari ini (Senin, 5/9/2022), kami datang ke tempat bapak/ibu di Desa Kayu Dujung, kami hadir ditengah masyarakat, kami memberikan bantuan, jangan melihat jumlah dan nilainya, tetapi bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat terdampak itu ada dan wajib dibantu, kepedulian ini tidak hanya dari Pemda Sintang, akan tetapi Pemprov hingga Pemerintah Pusat juga peduli kepada masyarakat”, ucap Melkianus. 
Melkianus menjelaskan bahwa saat ini status tanggap darurat sudah dinaikkan, “sebelum berkunjung ke Desa Kayu Dujung Kecamatan Ketungau Tengah ini, kami di Sintang sudah melakukan rapat terkait kondisi di Desa Kayu Dujung, dan dalam rapat tersebut kami lakukan penetapan kenaikan status bencana dari Siaga Bencana menjadi Darurat Bencana, mengingat sudah ada beberapa kecamatan di Sintang yang terjadi banjir dan tanah longsor”, ujarnya. 
Terkait bantuan yang diserahkan, lanjut Wakil Bupati Sintang bahwa bantuan yang dikirim dari Sintang sedang dalam perjalanan menuju ke Desa Kayu Dujung Kecamatan Ketungau Tengah, “hari ini (Senin, 5 September 2022) kami serahkan bantuan secara simbolis, barang bantuan yang banyak sedang dalam perjalanan dari Sintang menuju ke Desa Kayu Dujung dengan menggunakan kapal Bandong, dan diperkirakan mudah-mudahan besok pagi (Selasa, 6 September 2022) sudah sampai di Desa Kayu Dujung, dan saya minta untuk distribusinya ada kerjasama antara Pemerintah Desa bersama masyarakat terkait distribusi bantuan, karena bagaimanapun terkendala akses jalan, logistik harus bisa datang, serta, untuk desa Panding Jaya akan dikirim besok atau lusa (6 September 2022 atau 7 September 2022) ini menyusul”, tambahnya.
Wakil Bupati Sintang berpesan kepada masyarakat untuk selalu mewaspadai akan terjadinya bencana alam, “imbauan kami kepada masyarakat, bahwa menurut informasi dari BMKG bahwa hujan yang ekstrim akan terjadi pada tanggal 7-8 September 2022, dan akan menurun itu ditanggal 10 September 2022, prediksi sampai Desember 2022 hujan terus, oleh sebab itu kita berharap kepada seluruh masyarakat selalu mewaspadai terhadap bencana alam yang bisa terjadi kapan saja, dan juga terkhusus untuk didaerah rawan tanah longsor, saya minta kepada masyarakat kurangi aktivitas-aktivitas ke daerah rawan longsor, mengingat potensi-potensi tanah longsor bisa kapan saja terjadi, batasi diri, jangan mendekati daerah yang rawan longsor”, pesan Wakil Bupati Sintang. 

Wakil Bupati Sintang juga memberikan pesan kepada Kepala Desa Kayu Dujung untuk sesegera mungkin melaporkan kejadian secepat mungkin, “terkait fasilitas Pemerintah, saya minta Kepala Desa sampaikan data yang lengkap, ketika ada jembatan yang rusak dan sebagainya segera sampaikan, di foto, karena Pemerintah ada dana tanggap darurat, bantuan cepat, dengan adanya dana tanggap darurat, jembatan tidak lah permanen, tapi paling tidak bisa fungsional, dan untuk diketahui bersama, tidak hanya di Desa Kayu Dujung saja, tetapi di Desa Bernayau, Kecamatan Sepauk jua kemarin jembatan gantung putus tertimpa kayu karena hujan deras, kemudian di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Tempunak juga kami tinjau langsung, sehingga dengan kejadian kejadian yang dapat menghambat akses masyarakat segera laporkan, agar dibangun kembali dengan dana tanggap darurat yang bermanfaat dan berfungsi serta melancarkan akses bagi masyarakat”, pesan Wakil Bupati Sintang. 

Sementara itu, Camat Ketungau Tengah, Petrianus juga menyampaikan rasa prihatin terhadap bencana alam banjir bandang yang melanda desa Kayu Dujung, “hari ini kita meninjau serta memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Kayu Dujung yang terdampak banjir bandang yang terjadi pada tanggal 2 September 2022, tentu kita turut prihatin dengan kejadian ini, banyak kerugian yang dialami oleh masyarakat, baik perkebunan, pertanian, peliharaan bahkan harta benda juga ikut terendam, atas nama Pemerintah Kecamatan bersama dengan Pemerintah Daerah kami berusaha menyalurkan logistik bantuan untuk Desa Kayu Dujung ini”, ucap Petrianus. 

Kepala Desa Kayu Dujung, Supriyanto, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah memberikan bantuan kepada Desa Kayu Dujung, “kami dari Desa Kayu Dujung sangat berterimakasih kepada pihak Pemerintah, dimana dalam bencana alam yang melanda desa kami ini sangat memprihatinkan, sehingga harapan kami dari Pemerintah Desa kepada Pemerintah Kabupaten Sintang untuk terus memperhatikan kondisi kami”, ucapnya. 

Supriyanto menjelaskan kondisi pasca bencana alam yang terjadi di Desa Kayu Dujung, “yang terjadi saat ini sangat memprihatinkan, terkait dengan bahan pangan, memang disini kita ada padi, tetapi sudah terendam semua, sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat lagi, karena memang padi sudah rusak dan tidak layak konsumsi”, jelasnya.
Supriyanto juga menjelaskan kondisi yang terjadi selain banjir yang melanda desa Kayu Dujung, “untuk info hari ini (Senin, 5 September 2022), kami sudah cek ke lokasi dan kami sampaikan bahwa tadi malam (Minggu, 4 September 2022) ada 2 kali terjadi tanah longsor, sekitar pukul 17:00 dan 19:00, dan itu menggemparkan warga sekitar, sampai masyarakat yang ada di Betang Panjang itu mereka lari keluar, kita melihat ke lokasi dengan pak Kapolsek itu longsor sekitar 7 sampai 8 kilometer, dan kemungkinan besar masih bisa terjadi longsor, karena itu tertimbun dibawah, jadi ketika ada curah hujan yang tinggi, maka itu akan bisa longsor lagi”, jelasnya. 
Adapun bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang kepada masyarakat Desa Kayu Dujung melalui Pemerintah Desa Kayu Dujung yakni berupa beras 182 karung, paket lauk pauk 102 paket, ikan sarden kaleng 4 dus, biskuit 3 dus, air layak minum (air galon) 182 galon.


HP/Red

Rabu, 31 Agustus 2022

Wakil Bupati Sintang Melkianus,S.Sos membuka kegiatan Rapat KoordinatorTim Audit Kasus Stunting Kabupaten Sintang Tahun 2022.

DelikBerita.com    Sintang - Sebagai upaya menekan Stunting di Kabupaten Sintang Dinas Keluarga Berencana   dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Rabu,30/08/2022. di Balai Praja Kantor Bupati Sintang yang secara langsung di buka oleh Wakil Bupati Sintang Melkianus,S.Sos.  

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sintang Melkianus,S.Sos mengatakan,  bahwa Kabupaten Sintang sudah 4 kali mendapatkan penghargaan dari Provinsi Kalbar ini sungguh luar biasa dan harus  terus ditingkatkan, dan tentunya keberhasilan ini tidak lepas dari kerjasama yang baik dari berbagai pihak termasuk masyarakat. 

Berdasarkan KePres Tahun 2021, Stunting merupakan kasus gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang  terlalu lama  beeulang ditandai dengan  pertumbuhan tinggi badan yang lambat "jelas Melkianus. 

Pencegahan stunting tentunya dimulai dari lingkungan keluarga  terutama pada ibu hamil hingga memiliki anak usia 0 hingga 23 bulan, dan biasanya  kasus ini berasal dari keluarga kurang mampu, pendidikan orang tua rendah dengan kehidupan lingkungan kurang sehat dengan mengkonsumsi air minum yang tidak layak"jelas Melkianus.  

Sementara itu, Kepala Dinas Keluarga Berencana   dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi menyampaikan bahwa  para Tim Audit yang hadir dalam kegiatan ini semuanya sudah diberikan SK oleh Pemerintah Kabupaten Sintang. Menurut  Maryadi, kronologis penangan stunting di Kabupaten Sintang ini  berdasarkan PerPres Nomor. 72 Tahun 2021  tentang percepatan penurunan stunting di Indonesia yang  menunjuk BKKBN Pusat sebagai Ketua Penurunan Stunting di Indoneaia. 

Sehingga seluruh Kabupaten dan Kota sampai pada tingkat Provinsi diseluruh Indonesia Dinas Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak  hingga tingkat kabupaten ini sebagai leading sektor penurunan stunting. 

Kegiatan ini dihadiri Satgas Propinsi Kalimantan Barat, para pimpinan OPD, serta para undangan lainnya.


(HP/red).
© Copyright 2019 DelikBerita | All Right Reserved