Jumat, 27 Mei 2022

Harga TBS Anjlok, Ini Harapan Nekodimus

Harga TBS Anjlok, Ini Harapan Nekodimus


DelikBerita.com
– Anjloknya harga tandan buah segar (TBS) paska larangan ekspor CPO oleh pemerintah membuat petani sawit mandiri menjerit. Besar harapan petani larangan ekspor CPO dicabut oleh pemerintah pusat. Karena kebijakan itu sangat merugikan petani sawit mandiri yang menggantungkan ekonominya dengan menjual TBS ke pabrik.

Menurut Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, kebijakan tersebut membuat petani sawit semakin menderita karena tidak bisa lagi menjual tandan buah segar (TBS) ke pabrik. “Makanya keinginan kita jelas, larangan eksor CPO dicabut. Supaya buah sawit petani bisa dijual. Sekarang kerugian petani betul-betul luar biasa,” katanya.

Ia kemudian membeberkan kondisi petani sawit mandiri di Ketungau Hilir yang bermitra dengan PT Cahaya Unggul Prima (PT CUP). Kemudian daerah Sepauk-Tempunak. Semua tidak bisa hidup sekarang karena buah tidak ada yang beli. Betul-betul menderita sekarang. Bukan buah sawitnya murah, tapi tidak ada yang beli.

“Makanya saya meminta perusahaan tetap membeli TBS petani sawit mandiri. Kalaupun tutup, tutup semua. Sekarang mereka masih menerima buah kebun inti. Tapi, kita maunya bukan hanya buah inti. Tetapi buah petani mitra di sekitar perusahaan juga dibeli,” kata Nekodimus.

Menurutnya hingga saat ini belum ada solusi dari pemerintah menyikapi tidak dibelinya buah petani sawit mandiri setelah larangan ekspor CPO yang membuat harga TBS anjlok. Dirinya sudah bertanya ke pabrik kelapa sawit. Pihak pabrik mengatakan mereka juga tidak ada solusi dari pemerintah. Alasan tidak lagi membeli TBS petani, perusahaan bilang CPO sudah menumpuk.

Pemerintah pusat melarang ekspor CPO dan produk turunannya sejak 28 April 2022 lalu. Pemerintah beralasan, larangan ekspor CPO diberlakukan untuk menstabilkan harga minyak goreng yang meroket di dalam negeri. Namun harga minyak goreng di pasaran tetap saja masih tinggi.

 

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 DelikBerita | All Right Reserved