Headlines News :

Ratusan Peserta Ikuti Penyisihan Gus dan Yuk Mojokerto

delikberita.com (Mojokerto) – Ikatan Gus dan Yuk (IGY) Mojokerto menggelar babak penyisihan Gus dan Yuk Mojokerto tahun 2012, di B Pass Resto, Sabtu (30 Juni 2012) malam. Agenda tahunan ini diikuti ratusan peserta yang berasal dari kalangan pelajar jenjang SMA/ SMK se Kota Mojokerto.

Kegiatan dalam rangka menyaring duta wisata Kota Mojokerto ini, diawali dengan audisi yang digelar di masing-masing sekolah. “Semula saya tidak yakin bisa terpilih mewakili sekolah, namun ternyata malam ini saya menjadi peserta yang mewakili sekolah,” ungkap Septa Devi Aditya Putri, peserta dengan nomor urut 4 yang berasal dari SMA Negeri 2 Mojokerto.

Menurut Septa, pemilihan Gus dan Yuk ini merupakan yang pertama kali diikuti, meski begitu dia akan tampil sebaik mungkin agar bisa membawa nama baik sekolah dan Kota Mojokerto. “Pesertanya cukup bagus bagus dan berkualitas,” ujar siswi yang kini naik ke kelas XII IPA ini.

Sementara Anis Sutomo, Ketua Panitia berharap peserta yang terpilih nantinya memiliki kualitas lebih baik dan mampu meningkatkan promosi Kota Mojokerto di berbagai kesempatan dan bidang. (dwi)

Website PPDB Macet Calon Siswa Reguler Panik

Delikberita.com (Surabaya) : Hari pertama pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online 2012 Surabaya diwarnai kepanikan, Jumat (29 Juni 2012). Kondisi itu dipicu dengan macetnya web PPDB online yang tidak bisa mengakses form pendaftaran.

Akibat website PPDB tidak bisa diakses dari fasilitas internet di rumah ataupun di warnet, ratusan calon siswa bersama orangtuanya menyerbu Kantor Dinas Pendidikan Surabaya. Dengan harapan mereka bisa mendaftar di institusi pemerintah ini. Namun, sayangnya di Kantor Dinas Pendidikan Surabaya mereka kembali dibuat kecewa. Situs website PPDB juga tidak bisa diakses, ironisnya di ruang A yang menjadi pusat pendaftaran panitia hanya menyiapkan 1 buah komputer.

Kekecewaan tersebut menjadi semakin tebal lantaran di Dinas Pendidikan Surabaya tidak tersedia fasilitas wi fi, padahal pendaftar sudah menyiapkan laptop namun tidak memiliki modem.

Petugas yang menanggani pendaftaran terlihat kalang kabut lantaran, calon siswa bersama orangtuanya yang datang mencapai ratusan orang. Mereka datang dengan berbagai problem yang membuat mereka kesulitan mendaftar secara online.

Hingga usai Sholat Jumat, delikberita.com belum bisa mendapat konfirmasi dari pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Surabaya. Mereka tidak berada di tempat, termasuk Kepala Bidang Pendidikan Menengah yang sejak beberapa hari sebelumnya tidak muncul di tempat kerjanya. (dwi)

PPDB Online Surabaya Kacau


delikberita.com (Surabaya) : PPDB (penerimaan peserta didik baru) RSBI online Surabaya kacau. Pengumuman kelulusan yang dilaksanakan Jumat (29 Juni 2012) dinihari menuai ketidak puasan peserta maupun orangtua. Peserta yang diterima juga kesulitan mencetak tanda bukti kelulusan.

Ketidakberesan dalam PPDB online Surabaya itu berbuntut Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya di Jl Jagir, Surabaya diserbu ratusan orangtua siswa sejak pagi hari. Mereka panik dengan sistem online yang bermasalah saat ingin mencetak tanda bukti kelulusan.

Persoalan juga muncul pada sistem pendaftaran untuk sekolah reguler, orangtua siswa yang memiliki KK Surabaya saat akan print out bukti pendaftaran mendapatkan data jika KK mereka tertulis luar kota.

Kasus lain yang muncul datang dari calon siswa yang berasal dari luar Surabaya, mereka tidak bisa mengakses PPDB online Surabaya lantara sistem menghendaki PIN ataupun nomor KK , padahal mereka tidak memiliki PIN lantaran berasal dari luar Surabaya.

Pejabat di lingkungkan Dinas Pendidikan Kota Surabaya saat akan dikonfirmasi delikberita.com tidak ada ditempat. (dwi)

Dahlan Iskan Tak Tertarik Pilpres

delikberita.com (Surabaya) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak tertarik dengan pencalonan dalam Pilpres 2014. Dahlan tidak akan maju dalam pencalonan dalam Pilpres, meski saat ini wacana itu sudah merebak menjadi isu nasional.

"Saya tidak akan maju menjadi calon presiden. Karena saya tidak punya partai politik dan tidak akan berpartai. Jika melalui jalur independen itu juga tidak mungkin. Skenario lain untuk menunggu 'diketok pintu' atau istilahnya dilamar oleh parpol, saya juga tidak mengharapkan. Karena selama pengalaman hidup, saya lebih percaya takdir Tuhan. Apalagi, untuk jabatan sekelas Presiden," papar Dahlan Iskan menjawab pertanyaan peserta pada acara pembukaan Kompas Gramedia Fair dan launching buku 'Dahlan Juga Manusia' di Gramedia Expo Surabaya, Rabu (27/6/2012).

Dahlan mengaku fokus pada pekerjaan sebagai Menteri BUMN. Karena di Indonesia banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Permasalahan yang sangat rumit, yaitu Indonesia sedang mengalami economic trap (Ekonomi Jebakan). Untuk menuju negara maju, maka harus bisa keluar dari jebakan tersebut. "Saya hanya ingin serius bekerja, bekerja dan bekerja. Karena kalau kita mengetahui, posisi negara ini menghadapi permasalahan yang luar biasa," tukasnya.

Dahlan menjelaskan, jebakan itu salah satunya kemacetan jalan raya yang kita buat sendiri. Dengan kemacetan ini, ekonomi terganggu, konsumsi BBM menjadi boros, mobilitas menjadi sulit. Padahal ciri-ciri negara maju itu efisien dan tidak boros.

Karena itu, untuk keluar dari jebakan ini diperlukan kerja keras dan strong leadhership (kepemimpinan yang kuat). Dengan pemimpin yang tangguh dan berani mengambil risiko maka perubahan akan tercapai. "Sebaliknya, kalau leader-nya takut, maka tidak akan maju," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan rasa bangga dengan Dahlan Iskan yang telah mengharumkan nama Jatim dengan segudang prestasi yang diperoleh menteri BUMN di pemerintah pusat. (dwi)


Wasit Viktor dan Istvan Dipulangkan UEFA

delikberita.com -Kontroversi mengenai hasil keputusan skor Group D Inggris VS Ukraina (1-0) pada waktu lalu berbuntut panjang, setelah Suporter dan Fans Ukraina yang mengutuk keputusan wasit Viktor Kassai dan additional wasit di sebelah gawang Istvan Vad. Kali ini UEFA membuat keputusan yang pahit bagi wasit asal Hungaria tersebut dengan memulangkannya.

Ketidakterlibatan kembali wasit Viktor Kassai tersebut terhadap hajatan terbesar sepakbola eropa tersebut juga cukup membuat kecewa dirinya. Kejadian yang tidak bisa dilupakan selama karirnya menjadi wasit tersebut akan selalu dikenangnya.

Setelah permintaan maafnya kepada seluruh pecinta sepak bola ukraina kini wasit tersebut bersama ke lima pengadil lapangan lainnya harus angkat koper pulang ke negaranya.

Viktor Kassai sendiri mengakui bahwa setelah pertandingan dirinya melihat kembali rekaman pertandingan untuk melakukan evaluasi dan mendapati bahwa keputusan untuk tidak mengesahkan Gol dari pemain ukraina Marco Davic pada menit ke-61 merupakan suatu keputusan yang blunder saat pertandingan yang dipimpinnya.

"Setelah pertandingan, kami melakukan evaluasi pertandingan tersebut (Inggris VS Ukraina) dan kami menyadari bahwa keputusan kami salah," ungkapnya seperti yang dilansir oleh media situs resmi Federasi Sepak Bola Hungaria (MLSZ).

Wasit yang memiliki jam terbang tinggi diantaranya pernah memimpin pertandingan Final liga champion 2011 dan semi final piala dunia 2010 dipulangkan tidak hanya karena telah melakukan suatu kesalahan tetapi juga karena pertandingan yang sudah tidak lagi padat karena telah memasuki babak semifinal sehingga UEFA sendiri mengeliminir ke-efektif-an wasit dalam memimpin di laga lanjutan babak semifinal.

Setelah kontroversi Gol yang dianulir tersebut terjadi kini berlanjut pada kontroversi baru. Banyak usulan-usulan yang mencuat menganjurkan bahwa harus diterapkan sistem baru, yaitu sistem teknologi pengawasan garis gawang pada saat pertandingan.

Usulan tersebut ditentang oleh Kepala Federasi Wasit UEFA, Pierluigi Collina. “Jika keputusan tersebut wajar terjadi selama yang bermain manusia dan wasitnya juga manusia dan perbandingan kesalahan tersebut langka (jarang) terjadi seribu berbanding satu”, tegas wasit yang terlibat Calciopoli tahun 2010 tersebut.(ted)

Foto: VICTOR KASAI DAN ISTVAN VAD SETELAH PERTANDINGAN INGGRIS VS UKRAINA.

ABG Boncengan Tiga, Tabrak trotoar Satu Tewas

delikberita.com (Surabaya) :“Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak”, pepatah itulah yang terjadi kepada Baihaki 12 tahun warga Jl.Nambangan 139 Surabaya. Baihaki meninggal dunia setelah kendaraan yang dikendarainya Honda supra 125 nopol L 6895 LO menabrak dengan kecepatan tinggi trotoar dan terhempaskan ke pohon sebagai pembatas jalan di jl.Pantai Ria Kenjeran atau yang sering disebut watu-watu ke arah jl. Nambangan.


Kejadiannya sesaat sebelum Jum'atan (22/6) saat itu Alif seorang pedagang warung lesehan di seberang tempat kejadian menuturkan pukul 11.35 WIB korban berboncengan tiga dengan kawannya dari arah Pantai ria ke nambangan, mereka melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tikungan mereka tidak mengurangi kecepatan dan langsung menabrak trotoar. “Disini sering ada kecelakaan kemarin arek (pemuda) mendem (mabuk) nabrak orang, banyak korban di watu-watu sini mas”, sahut Alif.


ABG yang baru lulus dari sekolah dasar tersebut saat itu berada di depan membonceng 2 kawannya yang langsung terpental tubuhnya dengan posisi kepala terbentur ke sebuah pohon. Sementara 2 kawannya Fajar dan Rohman mengalami luka-luka. Setelah terjadi tabrakan warga sekitar langsung memindahkan korban ke pinggir dan membawanya menggunakan angkutan umum yang saat itu melintas, tetapi malang, Baihaki yang terluka di bagian kepala saat itu meninggal dalam perjalanan ke Dr.Soetomo Surabaya. Dua kawan Rohman setelah kecelakaan langsung melarikan diri dengan menyembunyikan sepeda motor yang dikendarai ke rumah neneknya yang juga masih berada di daerah nambangan.

Menurut Briptu Arifin dari Laka Polsek Kenjeran yang saat itu datang setelah kejadian di TKP, sempat tidak menemukan barang bukti dan kawan korban, hanya ditemukan serpihan sepeda motor, sebuah banner dan pasir menutupi bercak darah di jalan.

“Kejadiannya begitu cepat setelah kejadian warga membawa korban yang sekarat (Baihaki) ke rumah sakit sementara dua kawan lainnya ketakutan dan pulang kearah nambangan”, tutur Briptu Arifin.


Tetapi setelah bertanya dengan beberapa saksi di TKP, kepolisian menemukan rumah Fajar dan Rohman, termasuk sepeda motor yang ringsek saat dipakai, kepolisian dari Polsek kenjeran langsung membawa sepeda motor sebagai Barang bukti dan menunggu dari unit Laka Dukuh Pakis untuk melakukan olah TKP. Saat berada di Dr. Soetomo keluarga korban menangis histeris tak menyangka anak korban yang berpamitan untuk sholat jum'at tewas mengenaskan.(TAY)

Rumah Karyawan BI Dirampok

delikberita.com (Surabaya) : Perampokan kembali terjadi di kawasan perumahan Jemur Handayani, Surabaya, Jum'at (22 Juni 2012). Perampokan menimpa rumah Kepala Karyawan Bagian Logistik Bank Indonesia, Rini Mustika Ningsih (40 tahun) yang berada di Jl Jemur Handayani 2 No 14, Surabaya. Kejadian terjadi pada pukul 12.30 WIB, saat warga lingkungan perumahan mengikuti Shalat Jum'at dan rumah dalam keadaan kosong.

Menurut Kapolsek Wonocolo, AKP. M.Muchlis saat dikonfirmasi delikberita.com, pelaku berjumlah 4 orang, memasuki rumah dengan merusak pintu menggunakan linggis dan kabur dengan membawa hasil rampokannya berupa sebuah BPKB mobil dan perhiasan emas yang belum bisa ditaksir berapa nilai kerugiannya.

Satpam perumahan Suwandi (50 tahun) sempat memergoki aksi perampokan tersebut. Pelaku yang kaget aksinya ketahuan menodongkan senjata api ke arah Suwandi. Suwandi sempat disandera namun berhasil melepaskan diri menghubungi pos jaga yang berada di ujung gang.

Dua pelaku panik dan berlari dengan meninggalkan 2 rekannya yang masih beraksi di dalam rumah. Namun akhirnya dua pelaku yang berada di dalam rumah keluar berlari dengan mengacung-acungkan senjata api dan merampas sebuah kendaraan Supra 125 L 5993 GG warna silver black milik warga yang melintas seusai Shalat Jum'at. Pelaku sempat terluka di bagian kaki akibat senjatanya sendiri saat merebut sepeda motor

Menurut keterangan Suwandi saat di interogasi di Polsek Wonocolo sempat menghafalkan Nopol mobil avanza putih yang dibuat kabur terlebih dahulu oleh dua pelaku yaitu L 1609 AS, tetapi kebenaran dan keaslian nomor polisi tersebut diragukan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya.

“Nomor Polisi tersebut masih belum kita ketahui benar atau tidak sebab bisa saja pelaku mengelabuhi pihak kepolisian, ujar Kapolsek Wonocolo M.Muchlis.

Suasana perumahan yang sepi dan lampu teras yang masih menyala dimanfaatkan pelaku yang terlihat sebelumnya mondar-mandir, sehingga pelaku mengerti keadaan rumah yang kondisinya sedang ditinggalkan pemiliknya. Saat delikberita.com datang di TKP, Kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya sedang melakukan olah TKP dan membawa beberapa saksi untuk dilakukan penyelidikan terhadap kejadian ini.(TAY)

Kasek SMANOR Bantah Seleksi Siswa Baru Curang

delikberita.com (Sidoarjo) : Kepala SMA Olahraga Jatim, Drs Zaenal Arifin, membantah proses penerimaan peserta didik baru 2012 diwarnai kecurangan dan tidak transparan. Ditegaskan, dalam seleksi penerimaan siswa baru pihaknya menjalin kerjasama dengan Unesa dalam proses penjaringannya.

“Seleksi dilakukan oleh tim yang memiliki kualifikasi dari Unesa. Jadi semua dilakukan secara professional, tidak hanya mengantongi predikat juara lantas bisa sekolah di SMANOR,” kata Zaenal Arifin, saat dikonfirmasi delikberita.com di ruang kerjanya, Kamis (21 Juni 2012).

Menurut Zaenal Arifin, pagu peserta didik baru 2012 di SMANOR hanya 60 siswa. Saat ini yang tersaring sebanyak 71 siswa, sehingga nantinya pada saat pengumuman akhir ada calon siswa yang harus pulang. Jumlah pagu 60 siswa tersebut, ditegaskan tidak bisa ditambah lagi lantaran untuk pembiayaan siswa SMANOR ditanggung pemerintah propinsi Jatim.

“SMANOR terus melakukan pembenahan untuk dapat mencetak atlet yang benar-benar dibanggakan Jawa Timur. Calon siswa yang bisa diterima tidak saja yang berprestasi, namun harus benar benar sehat secara jasmani dan rohani,” papar Zaenal Arifin, yang didampingi Yusuf, Kepala TU SMANOR.

Dikatakan lebih lanjut, untuk melakukan penjaringan siswa baru, SMANOR selain bekerjasama dengan Unesa dalam proses seleksi tulis maupun praktek, juga bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk melakukan tes kesehatan serta tes psykologi. Langkah ini untuk mengantisipasi calon siswa yang tidak memiliki kualifikasi standart sehingga nantinya gagal dalam proses pendidikan di SMANOR.

Dalam PPDB 2012, Zaenal Arifin mengaku animo masyarakat untuk menempuh pendidikan di SMANOR cukup tinggi. Untuk cabang atletik misalnya, peminat mencapai 200 lebih calon siswa, namun mereka harus berguguran lantaran kualifikasi yang dibutuhkan sangat berat.

“Siswa SMANOR dijamin bebas dari Narkoba, bisa di tes kalau tidak percaya. Seleksi yang dilakukan cukup ketat saat pemeriksaan kesehatan, karena SMANOR tidak ingin ada siswa yang gagal lantaran menderita penyakit tertentu,” kata Zaenal.

Untuk penerimaan siswa baru 2012, ditegaskan Zaenal Arifin, pihaknya menjamin dilakukan dengan terbuka dan semuanya menyandang prestasi sebelumnya. Pengumuman siswa akan dilakukan terbuka pada 30 Juni 2012, termasuk ditayangkan di media online sehingga masyarakat luas dapat mengetahui hasilnya. (dwi)

Ketua PGRI Jatim Kecewa Aturan PPDB Surabaya

delikberita.com (Surabaya): PPDB (pendaftaran peserta didik baru) RSBI online Kota Surabaya jenjang SMA akan ditutup Sabtu (23 Juni 2012). Meski pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya hanya memberi kuota 1 persen bagi pendaftar asal KK luar Kota Surabaya, namun ketentuan itu tidak membuat ciut nyali calon peserta didik. Mereka nekad mendaftar dengan alasan lokasi rumahnya lebih dekat ke sekolah di Surabaya.

Kepala SMAN 15 Surabaya, Drs H Abu Djauhari, MM, saat ditemui delikberita.com di ruang kerjanya membenarkan jika pendaftar luar kota Surabaya masih banyak meski kuota yang diberikan hanya 1 persen. “Dari pagu 418 peserta didik yang akan diterima, berarti hanya 4 peserta didik yang diterima dari KK luar Surabaya,” kata Abu Djauhari, kemarin.

Dikatakan Abu Djauhari, lokasi sekolah yang dipimpinnya memang berbatasan langsung dengan kawasan perumahan yang masuk wilayah Kabupaten Sidoarjo. Itu yang memungkinkan, peserta didik KK Kabupaten Sidoarjo banyak yang mendaftar.

“Pagar belakang sekolah memang sudah masuk wilayah Kabupaten Sidoarjo dan menjadi lokasi perumahan. Tetapi, kuota 1 persen ini merupakan keputusan Dinas Pendidikan Surabaya, sehingga pihak sekolah tidak memiliki kewenangan apapun selain menerima siswa yang sudah diseleksi dinas,” tambahnya.

Ditemui terpisah, Ketua PGRI Jatim, Drs Ichwan Sumadi, MM, sangat kecewa dengan ketentuan pembatasan kuota 1 persen yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Apa yang dilakukan Dinas Pendidikan Surabaya bertentangan dengan konsep pendidikan.

“Undang undang tidak ada yang memberikan batasan larangan siswa memilih sekolah di wilayah tertentu. Justru pendidikan harus dilaksanakan dengan terbuka. Ironis sekali jika calon siswa tidak bisa menikmati sekolah yang paling dekat dengan tempat tinggalnya,” papar Ichwan Sumadi di ruang kerjanya. (dwi)

Pagi ini Jenazah Korban Fooker 27 Diserahkan ke Keuarga


delikberita.com : Jenazah 11 korban yang tewas dalam jatuhnya pesawat Fokker 27 di kawasan Halim Perdanakusumah, Kamis (21/6) akan diserahkan kepada keluarga mereka melalui upacara militer pada Jumat (22/6) pukul 09.00 WIB di Halim Perdanakusumah.

Setelah diserahterimakan, jenazah para korban itu kemudian akan diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing.

Saat ini, jazad para korban kecelakaan pesawat itu ditempatkan dalam peti jenazah dan disemayamkan di hanggar Skuadron 2, Lanud Halim Perdanakusumah.

Pesawat Fokker-27 milik TNI AU itu jatuh di Kompleks Rajawali, Jalan Branjangan, Halim, Jakarta Timur, pukul 14.45 WIB. Pesawat itu bernomor register A 2708 buatan tahun 1977. Pesawat nahas itu jatuh saat latihan rutin.

Vonis 20 tahun Untuk Umar Patek

delikberita.com : Terdakwa kasus bom Bali dan bom Natal Umar Patek tetap bergeming saat Hakim Ketua Encep Yuliardi membacakan vonis untuknya. Ia terus tertunduk dengan mengatur napas teratur dan panjang.

Ia juga tidak banyak bereaksi saat diberitahukan harus menjalani hukuman 20 tahun penjara dikurangi masa penangkapan dan penahanan. Saat diberi kesempatan berkonsultasi dengan tim kuasa hukum, ia menghampiri pengacaranya, Asludin Hatjani.

Umar Patek memutuskan untuk mengambil waktu tujuh hari untuk mempertimbangkan menerima putusan tersebut atau mengajukan banding. Kepada wartawan, Asludin menjelaskan, "Terdakwa akan berkonsultasi dulu ke keluarga."

Pengacara Umar Patek itu juga mengaku tidak puas atas putusan penjara 20 tahun. Menurutnya, itu terlalu berat.

Majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah atas keenam dakwaan, yakni Pasal 15 juncto 9 tentang senjata api, Pasal 13 huruf C Undang-Undang Terorisme Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme.

Lantas Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana pada peristiwa bom Bali, Pasal 266 ayat 1 yakni membuat atau memalsukan identitas palsu, Pasal 266 ayat 2 tentang menggunakan akta autentik palsu, dan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang amunisi dan bahan peledak.

Menurut hakim ketua, pertimbangan yang meringankan terdakwa adalah karena mengakui kesalahannya dalam persidangan, meminta maaf pada keluaga korban, dan memiliki tanggungan keluarga.

Asludin mengatakan ada kemungkinan terdakwa mengajukan banding.

Bukti Ronaldo Pemain Terbaik Piala Eropa 2012

delikberita.com : Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu pemain terbaik di ajang Piala Eropa 2012.

Bintang Real Madrid itu terus menghantui lini belakang Rep Ceko sebelum mencetak gol kemenangan Portugal saat Seleccao das Quinas membukukan kemenangan 1-0 di babak perempat final.

Pemain termahal di dunia itu mencetak ol memanfaatkan umpan silang Joao Moutinho pada menit 79 untuk memastikan Portugal lolos ke semi final Piala Eropa untuk ketiga kalinya dalam empat perhelatan terakhir. Di babak semi final, Portugal akan berhadapan dengan pemenang laga antara Spanyol dan Prancis.

"Saya rasa kami berhasil menunjukkan kualitas dan konsistensi. Kami sukses melancarkan serangan dari posisi bertahan," ujar arsitek Portugal Paulo Bento.

Pesawat TNI Jatuh, Diduga Mesin Rusak

delikberita.com : Tujuh kru dan tiga warga yang tertimpa reruntuhan pesawat tewas dalam insiden jatuhnya Fokker 27 TNI-AU (Angkatan Udara) jatuh di Kompleks TNI-AU Rajawali Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, kemarin, saat hendak mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma.

Dalam insiden itu enam kru pesawat tewas di lokasi kejadian termasuk pilot Mayor (Pnb) Heri Setiawan, serta tiga warga sipil yang terkena reruntuhan pesawat. Adapun Kopilot Lettu (Pnb) Paulus Adi meninggal di RSPAU Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma karena perdarahan serius. Selain 10 orang tewas, dua orang dalam keadaan kritis masih dirawat di RSPAU dan 12 lainnya luka ringan.

Pesawat itu sedang melakukan latihan rutin. Seluruh penumpang pesawat adalah anggota TNI-AU dan tidak ada warga sipil dalam pesawat tersebut.

Kepala Subdinas Penerangan Umum TNI-AU Kolonel (Pnb) Agung Sasongkojati mengatakan tiga warga korban reruntuhan pesawat adalah bagian dari keluarga Mayor (Adm) Johanes Tandi Sosang.

"Putra dari Mayor Johanes, Bryan, 6, dan keponakannya, Navlin, 2, serta seorang pembantu rumah tangga di rumah tersebut ikut meninggal dunia," kata Agung. Istri Mayor Johanes, Martinah, dirawat di RSPAU.

Pesawat hanya menimpa rumah Mayor Johanes. Tujuh rumah lainnya terbakar karena api menyebar. "Pemilik rumah lainnya yang terbakar selamat."

Agung mengungkapkan, pesawat itu masih laik terbang. "Usia pesawat 14.936 jam terbang dan masuk sebagai pesawat untuk TNI-AU pada 1977. Rencananya pesawat itu diganti dengan CN 295," kata Agung.

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama Asep Adang Supriyadi menambahkan investigasi mengenai jatuhnya pesawat dilakukan TNI-AU. Namun seorang perwira TNI-AU yang enggan disebut namanya mengatakan pesawat nahas itu mengalami kerusakan mesin sehingga pilot terpaksa memutar kembali ke arah landasan. Semula pesawat hendak mendarat darurat di areal persawahan di kompleks Halim, tapi karena tersapu angin, pesawat hilang keseimbangan kemudian jatuh di perumahan.

Agung Sasongkojati membenarkan pesawat akan mendarat di areal persawahan. Namun karena gagal mendarat, pesawat menabrak rumah warga.

Kondisi pesawat terbelah dua. Pesawat akan dievakuasi setelah tim investigasi selesai mendapatkan data-data penyebab kecelakaan.

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono kemarin mengunjungi kamar jenazah RSPAU untuk melihat kondisi korban dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Panglima berharap keluarga tabah.

Jenazah disemayamkan di Skuadron 2 Halim dan pagi ini diterbangkan ke daerah asal para korban yakni Yogyakarta, Solo, Madiun, dan Makassar.

Modernisasi
Jatuhnya pesawat TNI-AU itu mengingatkan kembali mengenai alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI yang sudah tua. Ketua Komisi I DPR Mahfud Siddiq (PKS) mengatakan jika nanti terbukti jatuhnya pesawat itu akibat kerusakan pesawat yang telah berumur tua, TNI harus segera melakukan modernisasi alutsista

Kecelakaan di Mayjend Sungkono, Seorang Tewas

delikberita.com (SURABAYA): Nasib naas ditimpa oleh Arya Bagus P, 20 tahun. Warga Dusun Pasar I/10, Kecamatan Nguling, Pasuruan yang tewas ditempat setelah tubuhnya hancur dilindas oleh truk kontainer yang dikemudikan oleh Bakti, 56 tahun warga Kapasan Surabaya.

Kecelakaan yang terjadi pada Rabu (20/6) pukul 19.30 WIB sempat membuat arus lalulintas di Mayjend Sungkono tersebut macet. Jasad korban yang masih berada di TKP masih menunggu ambulans juga sempat menjadi tontonan pengguna jalan dan warga sekitar.

Abidin, 68 tahun, salah seorang yang mengetahui kejadian tersebut menuturkan, saat kejadian, korban bersama pacarnya dari arah Jl.Mayjend sungkono berboncengan mengendarai sepeda motor Honda CBR nopol N 5150 VR. Dengan kecepatan tinggi, korban menyalip beberapa mobil. Namun naas, saat menyalip Truk kontainer korban bersama pacarnya tiba-tiba terjatuh.

"Dia mereka terjatuh sendiri. Yang laki-laki jatuh masuk ke bawah kontainer, yang perempuan terpental di sebelahnya," kata Abidin.

Supir truk kontainer, sebelumnya tidak mengetahui kalau ada korban terjatuh di bawah truknya. Menurut Bakti, truk kontainer yang dikemudikannya saat itu hendak menuju ke rungkut industri. Tiba-tiba diteriaki beberapa orang yang menyuruhnya berhenti.

“Saat itu saya tidak tahu kalau dibawah truk saya sudah ada orang yang terjatuh”,ujarnya yang masih tampak syok.

Korban tewas seketika akibat tubuh dan kepalanya yang masih memakai helm hancur terlindas. Sementara pacarnya yang jatuh di sisi berbeda, selamat dan tak sadarkan diri dengan luka-luka di kakinya, langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalai perawatan.

Sementara, jasad Arya dibawa ambulans dari rumah sakit terdekat, menuju Dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan otopsi. Ayah dan ibu korban datang terlambat di TKP sangat histeris melihat kendaraan korban yang hancur. Mereka belum tahu kalau anaknya tewas mengenaskan.

Kepolisian dari Unit Laka Polrestabes Surabaya, langsung melakukan olah TKP dan masih mendalami penyebab terjadinya kejadian kecelakaan ini.(TAY)

Bius Sosial Hedonisme Aktifis Kampus

Keheningan Taman Abu Baka Ali Yogyakarta, di malam dingin itu mendadak terkoyak. Lamat-lamat terdengar suara bernada emosional perempuan menuntut gacoannya bertanggungjawab. “Enak saja, mau taruh mana muka saya nanti. Saya nggak mau anak ini nanti lahir tanpa ayah, titik,” tukasnya.

Respon Mahas (27), nama disamarkan atas permintaan narasumber – pun tak kalah garang. “Iya kalau di perutmu itu benar benih aku. Lha kalao ternyata bukan! Gugurkan saja,” cetus ketus pria yang masih tercatat sebagai mahasiswa PTS terkenal di Yogyakarta.

Di ujung cerita, bukan kesediaan bertanggungjawab yang diterima Rosa (26). Bahkan paras cantik gadis semsester akhir Fisipol UGM ini tak urung jadi sasaran bogem mentahnya. Rosa kukuh menolak menggugurkan kandungannya, meski akhirnya terkulai lemah tak berdaya menahan “siksa”.

Tak tahan perlakuan kasar sang pacar, moyang Priangan yang kost di bilangan Babarsari Yogyakarta wadul (mengadu) ke orangtuanya. Bak bara kesiram bensin, amarah orangtua pun meletup-letup sebelum akhirnya melaporkan nasib putrinya ke pihak yang berwajib.

Di depan aparat kepolisian, belang pacarnya dibeber tanpa tedeng-tedeng aling. Rosa mengakui bukan kali itu saja ia dipaksa menggugurkan kandungan. Artinya, kehamilan tak dikehendaki sebenarnya sudah pernah terjadi lebih dari tiga kali.

Konkretnya, hubungan intim di luar nikah berlangsung sejak awal mereka menjalin hubungan asmara. Bahkan diduga terjadi tidak hanya dengan satu pasangan, alias gonta-ganti. Tempat memacu birahinya tidak hanya di rumah sang pacar terutama saat orangtuanya tidak ada di rumah maupun di beberapa hotel di kawasan Kaliurang Jogja.

Ironisnya, hubungan intim lainnya juga pernah dilakukan di lingkungan kampus UGM, tempat di mana Rosa memacu birahi dan ilmu sekaligus. “Sekali saja di lembah UGM, sana ka ada WC yang lumayan longgar,” ucap Rosa lirih.

Kisah sepasang remaja kampus Mahas-Rosa, tak urung hanya meneguhkan anggapan awam bahwa seks bebas di kalangan remaja kampus bukan lagi sekadar isapan jempol semata. Tapi menjadi semacam realitas sosial yang takterbantahkan.

Maksudnya, kisah Mahas-Rosa hanyalah satu dari sekian banyak kisah buram lainnya yang realitanya sungguh lebih menyerupai puncak gunung es. Selebihnya, fenomena seks bebas yang mewabah di kalangan generasi kampus saat ini, boleh jadi malah tampil lebih seru, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

Sekadar gambaran, akhir Februari lalu, sepasang remaja kampus ketangkap basah ketika sedang asyik bercumbu di lantai 2 gedung Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarata. Kabarnya, saat digrebeg oleh satpam kampus mereka dalam kondisi tanpa selember kain yang menempel di tubuhnya, alias bugil.

Dan hebohnya, saat ditanyakan statusnya mereka tercatat sebagai mahasiswa semester 6 dan 3 Fakultas Tarbiyah. Bisa dibayangkan, betapa vulgarnya gaya pacaran mereka. Ini belum termasuk kasus unik yang gadis manis asal Klaten. Ella, nama gadis itu, awal Desember tahun lalu pernah minta tolong biro jodoh agar dicarikan orang yang berani “membeli” keperawannya dengan harga tinggi.

“Carikan saya lesbian, yang mau membiayai saya. Saya butuh banget uang. Saya nggak mau dibooking laki-laki, karena saya masih perawan,” kata gadis ayu yang masih tercatat sebagai mahasiswi semester 9 Fakultas Hukum UGM itu.

Belum genap seminggu ia mendatangi biro jodoh itu lagi, dan menagih: “Sudahlah, kalau cari lesbian kaya sulit, bapak-bapak juga nggak apa-apa. Saya siap jual keperawanan saya,” desaknya serius seakan tanpa beban.

Tidak hanya itu, fenomena seks bebas di kota gudeg ini juga mewujud dalam bentuk badan hukum yang menyebut dirinya lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang peduli perempuan. LSM “lesbong’ yang anggotanya sempat mencapai 200-an ini punya praktik ganjil setiap aada pertemuan..Tiap Jum’at malam cewek-cewek ”lesbong” yang masih berstatus mahasiswi semuanya itu ngumpul di sebvuah kafe di Yogja Barat.

Agendanya, kalau nggak bergelayut di arena disko, ya mencari teman kencan (anggota) atau merekrut anggota baru. “Memang, jika ada isu terkait dengan nasib perempuan, kami lalu diskusi.Tepu menu utama ya itu tadi, pacaran dan…. Berbuat mesum antar jenis,” kenang Suharti.

Gadis berkaca mata itu sudah kapok dan keluar dari keanggotaan LSM “Lesbong”, meski ia harus merelakan uang sejumlah seperempat juta amblas. Ditambahkan Suharti, mereka yang punya kartu members mirip credit card difasilitasi dengan layanan selksual kapan dan di mana pun. Juga dicarikan teman kencan atau pasangannya.

Bius sosial dari revolusi seks ala generasi kampus ini memang luar biasa hebat. Dan gambaran buram ini, tentu saja, tidak cuma dimonopoli oleh generasi kampus yang ada di kota gudheg.

Yang membedakan mungkin hanya bungkus dan kemasannya, tapi subtansinya tak jauh berbeda. Alias sama dan sebangun: seks biologis tanpa reserve. Unggahan syur di Youtube ternyata berbanding lurus dengan maraknya kaset rekaman komersial VCD porno yang sebagaian besar pemain utama maupun pembantunya diperankan oleh kaum intelektual (mahasiswa).

Tapi, apa mudah sih cari mahasiswi yang mau main VCD porno? “Ah, awalnya sih mereka jual mahal. Tapi begitu disodori cek, mata mereka langsung ijo. Malahan banyak yang ngomong, ‘kok Cuma segini?! Tambahin dong,” kata FE, produser VCD porno menirukan gaya bicara anak bintang VCD porno, Irna (21 th).

“Yang dibutuhkan memang benar-benar yang berstatus mahasiswi. Tidak boleh wanita penghibur. Karena kalau wanitanya lonte nanti kan kelihatan sendiri bagaimana waktu nyopot jeannya, bajunya, juga kotangnya, dan lainnya,” kata Kris, yang menjabat sebagai talentscout atau pencari bakat.

Menurut pengakuannya pula, mahasiswa yang pernah membintangi film begituan karakternya sebenarnya tak beda jauh dengan mahasiswi umumnya. Biasanya mereka nggak neko-neko,dan ngggak banyak tuntutan.

Heboh memang. Mana buram, hitam atau putih seakan tak pernah ada kata sepakat. Hari demi hari ada-ada saja sensasi yang muncul dari kehidupan seks mereka. Hasil penelitian Lentera-Sahaja PKBI Yogyakarta di empat kota besar (Medan,Yogyakarta, Surabaya dan Kupang) menunjukkan bahwa perilaku seksual menyimpang (seks bebas) di kalangan remaja kampus terus mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Tengok saja, misalnya, 3,6 persen remaja kampus di medan tercatat telah terlibat hubungan seksual secara aktif. Disusul kemudian 8,5 persen remaja kampus di Yogyakarta, 3,4 persen remaja kampus di Surabaya dan 31,1 persen remaja kampus di Kupang tercatat serupa.

Penelitian serupa yang pernah dilakukan oleh Pusat Penelitian Kependudukan UGM menemukan bahwa 33,5 responden remaja kampus di Bali pernah berhubungan seks, sedang di desa Bali sebanyak 23,6 persen laki-laki. Di Yogyakarta Kota sebanyak 15,5 persen sedang di desa sebanyak 0,5 persen remaja kampus terlibat hubungan seks secara aktif.

Di samping itu, perkembangan jaman juga telah ikut mempengaruhi perilaku seksual dalam berpacaran para generasi kampus. Hal ini misalnya dapat dilihat bahwa hal-hal yang ditabukan remaja kampus (siswa/mahasiswa) pada beberapa tahun lalu seperti berciuman dan bercumbu sekarang mendapat pembenarannya setelah kran kebebasan dibuka seluas-luasnya.

Sebagian dari mereka kini bersikap “cuek” dengan gaya berpacaran menghalalkan seks pra-nikah, dan malahan akhirnya setuju dengan free sex. Perubahan terhadap nilai ini misalnya terjadi dengan pandangan remaja kampus terhadap hubungan seks sebelum nikah.

“Dua puluhan tahun yang lalu hanya 1,2 sampai 9,6 persen setuju dengan hubungan seks pra-nikah. Sepuluh tahun kemudian angka naik menjadi di atas 10 persen. Lima tahun kemudian angka ini naik lagi menjadi 17 persen yang setuju. Dan bahkan ada remaja kampus sebanyak 12,2 persen menyatakan okey-okey saja terhadap free sex.

Yang menarik, prosentase hubungan seks pertama kali biasanya dilakukan dengan sang pacar terus mengalami kenaikan secara dratis. Dan tempat yang biasa digunakan untuk berintim ria sekarang tidak hanya sebatas rumah atau hotel (13,3 persen), tapi juga di tempat-tempat strategis di lingkungan kampus (0,5 persen).

Dengan berkaca pada data tersebut, jelas sudah bahwa kabar lembah UGM kerap dijadikan alternatif tempat memadu kasih ataupun memacu birahi (hubungan intim) tampaknya bukan hanya isapan jempol belaka. “Ah, itu kan sudah bukan rahasia lagi, Mas. Di lingkungan UGM, tempat itu sudah kondang sejak dulu. Bukan cuma sebagai tempat mahasiswa pacaran tapi malahan juga ngesks segala kok. Cuma sekarang nggak tahu ya, wong sekelilingnya sudah dipagari tembok kawat berduri. Jadi ya nggak tahu ya sekarang,” tutur seorang petugas taman dan kebersihan UGM Idung. (30 th).

Kampus UGM, misalnya, memang sangat fenomenal. Di sana bercokol beberapa sosok ideal yang banyak disegani masyarakat luas sehingga sempat melambungkan nama kampusnya bak meteor, bahkan mendapat julukan bergensi sebagai Kampus Reformasi.

Di balik itu, toh UGM tetap saja memiliki sederet kisah buram yang cukup merindingkan bulu kuduk orang. Misalnya, aktifis mahasiswa independen yang selama ini menjadi kiblat perjuangan pro-demokrasi dan pro-HAM, disinyalir telah terkontaminasi akibat virus hedonisme yang terus mengejawantah dalam berbagai manifestasinya. Entah itu virus norkoba, drugs, ataupun bius revolusi seks yang terus menggejala di kalangan mahasiswanya.

Sekedar contoh, beberapa pekan lalu publik Jogja dikejutkan oleh kondom yang berceceran di sekitar gedung Fisipol UGM. Heboh kondom ini semula berawal dari pekerja petamanan yang sedang merenovasi selokan drainase bawah tanah yang terletak di samping gedung Fisipol.

Ketika membersihkan kamar mandi dan membongkar WC-nya sekaligus, gelontoran kotoran WC yang coba disedot mendadak macet. Pasalnya bukan karena mesin penyedotnya mati tapi selang penggelontorannya tersumbat sesuatu yang kenyal.

Setelah diamati pekerja, ternyata yang bikin macet tidak lain adalah gumpalan kondom yang sebagian besar masih utuh. Temuan itulah yang rupanya sempat bikin heboh. Ada apa sebenarnya di balik semua itu? Adakah semua temuan kondom itu terkait erat dengan kehidupan seks mahasiswa yang relatif kian permisif?

Entahlah. Yang pasti, jawaban yang gampang ditebak sebelumnya adalah bahwa daya dobrak revolusi seks ternyata memang ampuh. Ia bisa mampu merambah ke mana-mana tanpa peduli ruang dan waktu. Buktinya, jika dulu kampus sebuat perguruan tinggi (PT) hanya didedikasikan sebagai tempat proses belajar-mengajar, maka kini jangan harap bisa seperti itu.

Karena perubahan, kampus pun pelan-pelam mengalami pergeseran fungsi menjadi agen kapitalisme seks yang cenderung mentasbihkan seksualitas mahasiswa sekadar sebagai alat pemuas rezim birahi. Tak heran jika dalam urusan seks biologis, mahasiswa cenderung nyempal dari pakem dan segala yang berbau penelitian-tabu-an.

Maka tak ayal, konsumerisme, materialisme dan hedonisme makin mengepung mereka: generasi kampus dari segala arah. Akibat pola pembangunan ekonomi yang hanya melihat kemajuan dengan kaca mata kuda,linier, dan tetap bermuara pada materalisme, sehingga lenyaplah nilai moral dan spiritual yang dulu dijunjung dipanggul ketika mereka (mahasiswa) meriakkan pekik reformasi.”Lalu, apa yang bisa diharapkan kalau kondisi riil mahasiswa sudah begitu?,” ujar sosiolog UGM Dr .Koentjoro dengan nada menyindir. –choliest--

Blawong, Simbol Kejantanan Manusia Jawa Yang Terlupakan

Sekilas, bentuknya lebih menyerupai perkakas dapur berupa“parut”. Berbentuk empat persegi panjang, pipih, dan biasanya dipajang pada dinding-dinding rumah penduduk masyarakat Jawa kuno untuk menunjukkan bahwa yang bertempat tinggal tersebut adalah seorang pria Jawa yang sudah memenuhi persyaratan sebagai “Wong Jawa”.

Benda tersebut tidak lain adalah Blawong, tempat di mana seperangkat keris dipajang. Istilah blawong itu sendiri memang berasal dari daerah pesisir Pantau Utara pulau Jawa sebelah timur (Tuban), --kemungkinan di tempat lain seperti Cirebon mereka menyebutnya dengan sebutan yang lain.

Perlu diketahui, bahwa pada masa lalu mobilitas penduduk di daerah pesisir utara pulau Jawa dikenal sangat dinamis. Ada banyak pendatang dari luar dengan beragam berlatar belakang suku dan profesi kemudian menetap dan membaur dengan penduduk setempat.

Karena ada adagium bahwa orang (pria) baru bisa disebut Jawa jika sudah memenuhi 5 persyaratan sebagai kesempurnaan hidup, antara lain curiga (keris), --di samping wisma (rumah) wanita (perempuan), turangga (kuda) dan kukilo (burung). Dengan telah memiliki kelima persyaratan tersebut maka pria (pendatang) tersebut baru bisa dianggap Wong Jowo.

Nah, dengan adanya persyaratan tersebut di atas, maka pada masa lalu, banyak pendatang anyar (pria?) Jawa yang memesan keris pada Empu sebagai symbol kekuatan atau kejantanan. Biasanya mereka memesan lebih dari sebuah keris, kemudian setelah keris pesanannya jadi baru mereka memesan Papan Blawong guna memajang keris tersebut.

Romantisme Pria Jawa

Biasanya keris yang dipajang pada Blawong adalah keris indah sebagai symbol belaka, sedangkan keris bertuah biasanya disimpan di dalam Gendogo atau Jlagrak dan dibungkus Singkep atau kain sutera dan tidak semua orang boleh melihatnya karena khawatir kalau tuah diambil orang..

Sebagai asesoris, tentu saja papan blawong di sini lebih mengedepankan estetika yang tak terlepas dari citra rasa seni Wong Jowo. Tak heran, kalau pada setiap papan Blawong tergurat ukiran atau lukisan yang sangat bervariasi, lengkap dengan identitas primordialnya.

Maksudnya, antara daerah yang satu dengan lainnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Ada yang hanya disungging atau dipahat bagian kontur gambarnya saja, ada juga dipahat cukup dalam sehingga nampak volume obyeknya seperti tiga dimensi.

Yang pasti, setiap daerah memiliki kekhasan tersendiri-sendiri yang unik, baik dalam hal kontur pahatan ataupun lukisan yang tertera di atas papan blawong. Titik kesamaannya hanyalah terletak pada bahan baku (kayu jati) ataupun bentuk dasar blawong yang kebanyakan berbentuk empat persegi panjang.

Pebedaan blawong biasanya terletak pada bentuk bagian atas, misalnya ada yang bentuk kubah atau segitiga, ada yang bentuknya oval dan lain sebagainya. Dan pada bagian bawah blawong biasanya rata, --kalau ada yang lain itu hanya beberapa saja. Sedang cara pemasangannya biasanya vertical dengan cara menggantungkan pada dinding rumah.

Biasanya, pahatan atau gambaran itu hanya terfokus pada bagian muka blawong saja. Namun demikian, ada pula blawong yang dipahat atau digambar secara bolak balik, dengan tujuan agar agar sang pemilik dapat memasang dua gambar dalam satu papan blawong: sesuai selera sang pemilik.

Dengan model blawonbg seperti itu, bisa jadi, kalau suatu saat sang pemilik merasa bosan dengan gambar Harjuna ia tinggal membalik mengganti dengan gambar alternatif lainnya. Atau mungkin ada alasan lain seperti kalau bulan Syura memasang gambar wayang, dan di bulan yang lain sebaliknya, memasang gambar flora-fauna misalnya.

Obyek gambar atau lukisan dari blawong-blawong tersebut biasanya adalah wayang, entah wayang purwo, klitik dan wayang krucil. Gambar wayang purwo biasanya dipakai untuk obyek lukisan blawong dari hampir seluruh wilayah di Jawa kecuali daerah Tuban, Grobogan dan Blora yang kebanyakan memakai obyek wayang klitik.

Adapun tokoh yang paling banyak digambar untuk blawong adalah para Pandawa, seperti Harjuna yang biasanya dilukis (ukir) saling berhadapan dengan Kresna atau Harjuna dengan Sembadra. Tetapi ada juga yang menampilkan banyak tokoh berderet ditampilkan secara dekoratif dengan disertai tambahan gambar flora maupun fauna, seperti burung, bunga dan lain sebagainya.

Kalau tokoh wayang klitik lukisan pada blawong biasanya menampilkan cerita Panji Asmoro Bangun. Di sana digambarkan jejeran Raden Panji dengan Dewi Sekartaji dan dibawah ada juga tokoh Punakawan, seperti Sabdo Palon. Flora dan fauna terkadang turut menyertai gambaran tersebut.

Ada juga blawong yang hanya menggambarkan flora-fauna semata, seperti lung-lungan dan burung. Biasanya blawong model ini berasal dari daerah yang penduduknya mayoritas menganut agama Islam, seperti Kudus atau Jepara.

Dominasi Monochrom

Sebagian besar pewarnaan pada blawong didominsi warna monochrom, satu tone, yaitu cenderung warna kuning kecoklatan. Sesuai dengan warna dasarnya yaitu kayu jati yang coklat, memang warna natural kayu jati biasanya dibiarkan. Hanya obyek-obyek wayang atau flora-faunanya yang kemudian diberi warna.

Dan itu pun terbatas pada warna tertentu saja seperti hitam, oker atau merah dan kadang-kadang ada juga yang menambahkan prada emas pada sunggingan wayangnya, --kemungkinan si pemesannya dahulu orang cukup berada atau terkenal seperti lurah atau bekel.

Jadi bahan cat untuk menyungging blawong pada masa lalu memang masih sangat sederhana sekali. Sebagaimana hasil sungging-an pada wayang beber, misalnya, bahan dasarnya masih sebatas tulang yang digerus menjadi abu, atal batu, nila dan gincu.

Untuk menyungging wayang kulit yaitu bubuk warna (oker) yang dicampur dengan ancur merang. Atau warna hitam bisa memakai jelaga yang dicampur dengan ancur juga, sedang untuk warna putih memakai kapur yang juga dicampur dengan lem ancur.

“Itu pun terbatas pada blawong-blawong yang dipesan oleh kalangan bekel ke atas. Kalau blawong miliknya orang kebanyakan, rakyat biasa, ya pakai pewarna oker saja itu sudah cukup,” ujar Ong Hari Wahyu, salah seorang kolekter blawong asal Tuban.

Beberapa decade kemudian pewarnaan blawong mengalami kemajuan. Mereka sudah mulai menyungging seluruh permukaan blawong dengan cat,--kemungkinan hal ini setelah banyak toko yang menjual cat kaleng.

“Ini yang terkadang membuat kita terkecoh karena bisa saja hal itu dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk membuat blawong baru yang diproses seperti lama dan dijual dengan harga tinggi. Padahal selaku kolekter, maunya kan yang bentuk masih natural, aseli buatan 100 tahun yang lalu. Jadi kesan eksotisnya masih terlihat utuh, tidak dibikin-bikin,” tambahnya.

Soal otentisitas usia blawong memang tak bisa dipastikan. Hingga kini nyaris tak ada data-data yang akurat guna mendukung keberadaan benda kuno ini. “Sudah cukup lama kami mencari buku yang membahas tentang blawong, akan tetapi kami tetap kepentok pada data,” kata Direktur Bentara Budaya Jogjakarta Hermanu. –choliest-

Nazar Bantah Neneng Ditangkap KPK

delikberita.com (Jakarta): Muhammad Nazaruddin menyangkal jika istrinya Neneng Sri Wahyuni disebut ditangkap tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kepada tim kuasa hukumnya, Nazar menyebut istrinya kooperatif dan berniat menyerahkan diri ke KPK.

"Nazar sudah kita beritahu. Dia bilang lucu kesannya istrinya ditangkap, padahal istrinya punya niat baik. Nazar kaget, karena tanpa dijemput pun, Ibu Neneng akan diantar ke KPK," kata Rufinus Hutahuruk saat dihubungi, Kamis (14/6/2012).

Rufinus menyebut pihaknya telah berdiskusi dengan Nazar sejak 2 hari lalu untuk mempersiapkan kepulangan Neneng dari Malaysia. "Kami sudah minta keluarga yang mengetahui dimana Ibu Neneng untuk antar pulang. Makanya kita kaget ada istilah ditangkap di Pejaten, kenapa enggak di Malaysia atau di Bandara Soetta," imbuhnya.

Menurutnya, Nazar ataupun keluarganya belum berencana menjenguk Neneng yang masih diperiksa di Gedung KPK sejak kemarin sore. "Belum berencana melihat Ibu Neneng. Nazar pesannya silakan saja kalau ingin berhadapan dengan hukum, jangan kesannya ditangkap dan jangan dipelintir," pungkasnya.

Neneng ditetapkan sebagai tersangka pada kasus korupsi pengadaan PLTS di Kemenakertrans. Pada 2008 itu Neneng diduga berperan sebagai perantara atau broker proyek. Proyek PLTS senilai Rp 8,9 miliar tersebut dimenangkan PT Alfindo yang kemudian disubkontrak kepada beberapa perusahaan lain. KPK menemukan kerugian keuangan negara sebanyak Rp 3,8 miliar dalam proyek tersebut. (dEt)

Kepala Dindik Jatim Terpana Nonton Ludruk Pelajar

delikberita.com (Malang) : Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dr Harun, M.Si,MM, terpana menyaksikan penampilan Ludruk Remaja dalam gelar Padang Bulan, di Taman Krida Budaya, Malang, Jum’at (8 Juni 2012) malam. Ludruk dengan lakon “Ember” tersebut, dipentaskan oleh pelajar Kota Malang, disaksikan ratusan warga Malang dan berbagai kota di Jatim.

Harun ditemui delikberita.com seusai acara, menyatakan kagum dengan penampilan ludruk remaja pelajar Kota Malang tersebut. “Disamping ceritanya mengena sebagai kritik social terhadap fenomena apa yang ada sekarang ini, para siswa yang mementaskan sangat menjiwai perannya. Terutama, pemeran sosok Tommy yang menjadi sentral isu cerita,” papar Harun, didampingi Kepala UPT Pendidikan dan Pengembangan Kesenian Sekolah (Dikbangkes) Dinas Pendidikan Jatim, Drs Karsono, M.Pd.

Lebih jauh Harun menekankan pentingnya regenerasi budaya tradisional yang menjadi ciri khas dari masing masing daerah di tanah air, khususnya Jawa Timur. Pelestarian budaya tradisional harus senantiasa dilakukan tanpa mengenal lelah ditegah derasnya pengaruh budaya asing.

“Acara padang bulan ini merupakan wadah ekspresi dari regenerasi budaya khas Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan setiap sebulan sekali bergantian di masing-masing daerah. Bulan depan padang bulan digelar di Kabupaten Trenggalek. Ini bisa menjadi kalender wisata budaya yang memiliki nilai jual,” kata Harun.

Pergelaran Padang Bulan yang digelar di Taman Krida Budaya, Malang, tersebut diawali dengan penampilan tari kreasi pelajar Situbondo, tari kreasi pelajar SMAN 5 Kota Malang, Tari Selo Tameng yang ditampilkan siswa SMPN 4 Malang, serta penampilan tari Sekar Ponowijen yang ditampilkan guru guru Malang. Penampilan tari dari gabungan pelajar luar negeri yang tengah mengikuti program pertukaran pelajar, juga mewarnai acara.

Kepala UPT Dikbangkes Drs Karsono, M.Pd, mengatakan, pihaknya merasa gembira dengan tingginya animo masyarakat yang menyaksikan gelar Padang Bulan. “Setiap Padang Bulan digelar mendapat sambutnya positif dari warga, ini merupakan bukti jika masyarakat masih mencintai budaya tradisional,” ujarnya.

Untuk penampilan berikutnya, diungkapkan Karsono, Padang Bulan akan digelar di Kabupaten Trenggalek pada 14 Juli 2012. Pergelaran tersebut, diantaranya akan menampilkan Jaranan Turonggoyakso, Tari Beksan Asri Bumi Sopal, Reog Dodog, serta seni pertunjukan Pakeliran Padat.

“Pergelaran terbuka untuk masyarakat luas, jadi siapa saja bisa menyaksikan Padang Bulan,” ujar Karsono. (dwi)

Kasi KPP Sidoarjo Dijebloskan Tahanan Polda

delikberita.com (Jakarta) : Akhirnya Tommy Hindratno, Kepala Seksi Konsultasi KPP Sidoarjo, dijebloskan ke tahanan Polda Metro Jaya. Langkah itu dilakukan setelah menetapkan Kepala Seksi Konsultasi KPP Sidoarjo, Tommy Hindratno sebagai tersangka. KPK langsung menahan yang bersangkutan di rutan Polda Metro.


"Untuk kepentingan penyidikan yang bersangkutan ditahan selama 20 hari ke depan," tutur Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl Rasuna Aid, Jaksel.


Selain Tommy, KPK juga menahan tersangka lainnya yakni James Gunarjo. Pengusaha yang terafiliasi dengan PT Bhakti Investama ini ditahan di Polres Jaksel. Baik James maupun Tommy kompak mengunci mulut ketika keluar Gedung KPK sekitar 23.30 WIB.

KPK meningkatkan proses pemeriksaan kasus suap pejabat pajak Sidoarjo ke penyidikan. Tommy Hindratno, Kepala Seksi Evaluasi KPP Sidoarjo dan James Gunarjo, pihak swasta yang terkait dengan PT Bhakti Investama ditetapkan sebagai tersangka.


"Kami menduga mereka melanggar Pasal 5, Pasal 12 ayat a dan b, Pasal 11, serta Pasal 13 Undang-Undang Tipikor junto Pasal 5 ayat 1 dan 2," kata Bambang.

Sebelumnya, KPK menangkap pejabat Kantor Pelayanan Pajak Sidoarjo bernama Tommy Hendratno di Warung Padang, Jalan Lapangan Ros, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu lalu. Ia bersama seorang kerabatnya diduga menerima duit di atas Rp 280 juta dari seorang pengusaha.(don )

Hasil Survei SSS, Prabowo Capres Terunggul

delikberita.com (Jakarta) : Capres Prabowo Subianto yang diusung partai Gerindra menempati urutan terunggul berdasarkan hasil survei Sugeng Sarjadi Syndicate (SSS). Prabowo menempati urutan teratas dari nama capres lain yang disurvei.

Hasil survei SSS menempatkan Prabowo di urutan pertama dengan 25,8 persen dari 2.192 responden. Disusul Megawati (22,4 persen), Jusuf Kalla (14,9 persen), Aburizal Bakrie (10,6 persen), Surya Paloh (5,2 persen), Wiranto (4,5 persen) dan sejumlah tokoh lainnya.

Survei dilakukan di 163 kabupaten di 33 provinsi di Indonesia. Survei dilakukan pada 14-24 Mei 2012 dengan metode survei stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 2.192 responden.

Mayoritas kandidat capres yang ada memang masih dipenuhi muka lama. Diperlukan sosok muda yang baru dan cerdas untuk bisa berkompetisi dengan para calon-calon yang sudah lama.

"Padahal kita jelas membutuhkan tokoh baru yang lebih muda dan fresh. Dengan beban bangsa yang makin berat, seharusnya kita lebih mengedepankan tokoh baru, bukan yang daur ulang," kata Ray Rangkuti saat dihubungi, Kamis (7/6/2012).

Menurut Ray, Indonesia memiliki banyak talenta untuk para pemimpin muda. Dirinya juga menilai, sudah saatnya masyarakat mulai memunculkan tokoh muda ke pentas nasional yang berasal dari berbagai kalangan.

"Tak mungkin kita terus mendasarkan diri pada yang tua ini. Kita butuh tokoh baru yang profesional, atau figur di daerah yang kuat," tuturnya.

Sementara bagi tokoh tua, kata Ray, diharapkan untuk tahu diri dan secara sadar mengundurkan diri dari bursa capres 2014.

"Tokoh tua seharusnya mendisiplinkan diri untuk tak mau dinmunculkan sebagai capres atau cawapres," tandasnya. (don)


Uang Negara Sia-Sia, 2 Tahun Proyek PDAM Krian Mangkrak

delikberita.com (Sidoarjo) - Proyek instalasi Pengolahan Air (IPA) Krian II yang menghabiskan uang Negara milyaran, tetap terlihat mangkak hingga Kamis (7 Juni 2012). Tidak ada tanda-tanda proyek yang dibangun 2 tahun lalu itu akan dioperasikan.

Proyek IPA II yang dibangun di tanah aset milik Pemkab di Kelurahan Krian direncanakan mensuplay kebutuhan air minum bagi masyarakat di kawasan Krian-Wonoayu hingga Sidoarjo. Jika beroperasi, diproyeksikan 50 ribu pelanggan akan dipenuhi kebutuhan air bersih dari IPA ini. Proyek IPA Krian II diproyeksikan bisa menyuplai kebutuhan air 500 liter per detik.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Dirut PDAM Delta Tirta H Djajadi SH, MM, masih menunggu kucuran anggaran sebesar Rp 14 miliar dari Dirjen PU untuk pengoperasian IPA Krian II.

Pembangunan Instalasi Pengelolahan Air PDAM Delta Tirta Krian II yang saat ini sudah berdiri di atas lahan milik kelurahan Krian, mangkrak lantaran proyek ini pembangunannya menyalahi prosedur. Belum ada tanda-tanda hingga saat ini proyek ini bakal dioperasikan, atau justru mungkin bangunan proyek itu akan dirobohkan lantaran pembangunanya tidak prosedural. (dwi)

 

YAMAHA MIO FINO CLASSIC

YAMAHA MIO FINO CLASSIC

-

-

MUSIC | Demi Lovato - Let It Go (from "Frozen") [Official]

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menguak Yang Tersembunyi | www.delikberita.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku