Mau Motor Honda Sekarang Juga, Uang Muka Suka-Suka Telp 031 7202 9061

15 PSK Terjaring Razia Aparat Gabungan

Sebanyak lima belas penjaja seks komersial (PSK) terjaring razia yang dilakukan aparat gabungan antara Sat Pol PP Kabupaten Pasuruan bersama Polsek Prigen.

Diduga Sindikat Mobil Curian, Pak Haji Digerebek Polisi

Diduga terlibat sindikat curanmor antar kota, rumah Pak Haji digerebek aparat kepolisian

Kronologi Perampokan Indomaret Menganti

Kronologi perampokan Indomaret Laban, Menganti, Gresik, dengan ditembaknya Serda Dwi Widarto berlangsung tak lebih dari 5 menit (

Dahlan Bantah Sebarkan SMS Daftar DPR Pemeras

Dahlan Iskan meyakini Kementerian BUMN bukanlah pihak yang menyebarkan SMS berisi inisial anggota DPR tukang peras.

Ayah Bejat, Anak Diperkosa Hingga Hamil

Seorang petani di Pasuruan, Jawa Timur, tega memperkosa anaknya yang duduk di kelas 1 SMA hingga hamil.

Mahfud Tolak Wacana Pilkada Aklamasi Pakde Karwo

Mahfud MD mengatakan, pemilukada dengan sistem aklamasi tak bisa dilaksanakan.

Ketika Meyda Bertasbih

Meyda Sefira dalam "Ketika Cinta Bertasbih (KCB)"

5 November 2012

delikberta.com (Pasuruan) - Pasangan suami istri (pasutri) di Pasurun, Jatim, ditemukan tewas dalam keadaan telanjang di rumah kontrakannya, Sabtu (3/11) sore. Diduga pasutri itu bunuh diri lantaran bahtera rumah tangga.

Ketenangan warga Dusun Melaten, Desa Pelinthan Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, berubah menjadi heboh dengan tewasnya H Roni (40) dan Misliha (38) di dalam kamar rumah kontrakannya.

Korban dikenal sebagai pengusaha kayu glondongan dan ditemukan tewas dalam keadaan bugil dan mulut berbusa, di ruang tengah. Sementara istrinya Misliha, ditemukan di kamar mandi dalam kondisi bugil dengan mulut berbusa dan bau menyengat.

Wartawan media cetak dan elektronik tidak diijinkan masuk oleh aparat Kepolisian dan keluarganya.

Warga mengenal Misliha dengan profesi sebagai perias manten, dengan status sebagai istri simpinan Haji Roni, yang masih memiliki istri sah. Sehingga Haji Roni jarang pulang ke rumah kontrakannya yang sudah disewanya sejak setahun lalu.

Saat pulang Jumat sore itu, tetangga korban sebenarnya mendengar suara rintihan kesakitan suara  Misliha. Namun, mereka tidak berani mendekat lantaran sang suami Haji Roni hari itu baru datang ke rumah itu. Adanya sura rintihan itu dibenarkan Jumadi, perangkat desa setempat.

Aparat Kepolisian belum bisa menyimpulkan motif tewasnya pasutri tersebut, sehingga masih misteri dan dalam penyelidikan. Hal itu diungkapkan AKP Supriyono, Kasatreskrim Polres Pasuruan. "Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," tandasnya.



Kedua jenasah korban akhirnya dibawa ke RSUD Bangil untuk diotopsi, sehingga diharapkan bisa terkuak tabir tewasnya pasutri tersebut. (don)

News