Headlines News :

Kronologi Perampokan Indomaret Laban

delikberita.com (Gresik) - Peristiwa perampokan Indomaret Laban, Menganti, Gresik, dengan ditembaknya Serda Dwi Widarto berlangsung tak lebih dari 5 menit. Berikut kronologi peristiwa pada Minggu (28/10/2012) malam itu menurut versi Indomaret seperti yang diceritakan kuasa hukumnya, M. Sholeh.

Pukul 22.45, Indomaret hendak tutup, karyawannya sudah bersiap hendak pulang. Pintu harmonika mini market itu sudah ditutup dan hanya menyisakan celah kecil yang cukup untuk lewat satu orang. Di dalam masih ada 2 karyawan, Dedi Setiawan (20), tinggal di Lakarsantri dan Feny (19), warga Kedamean, Gresik. Mereka bersiap-siap hendak pulang.

Tiba-tiba seseorang berjaket hitam masuk lewat celah pintu harmonika. Pria itu langsung menodongkan pistol mengarah ke kepala Dedi. Sambil menodong, pria itu meminta agar Dedi menyerahkan kunci brankas. Dedi menolak.

"Dedi dengan geram sempat ngomong ke pelaku 'sampeyan ini gak takut ta, di sini banyak polisi'," kata Sholeh menirukan ucapan Dedi.

Usai berkata itu, Dedi dengan refleks berusaha merebut pistol yang diarahkan ke kepalanya. Berhasil, pistol berpindah tangan. Tapi dengan refleks pula, pelaku menendang Dedi setelah pistolnya direbut. Dedi tak mau kalah, dia juga menendang pelaku. Dedi yang sudah memegang pistol segera menodongkannya ke pelaku. Tetapi meski ditodong, pelaku masih berusaha melawan hingga secara refleks Dedi menekan pelatuk pistol. 





Pistol pun menyalak dan pelurunya terbang ke pelipis kanan pelaku. Pelaku tewas bersimbah darah. Setelah itu, warga sekitar mendatangi lokasi kejadian karena mendengar ada suara ledakan. (dt/ok)

Terminal BBM Tuban Didemo Warga

delikberita.com (Tuban) - Ratusan warga Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, memblokade pintu utama Terminal BBM Pertamina di Tanjung Awar-awar Kabupaten Tuban, Rabu (31/10/2012).

Warga jengkel, lantaran beberapa kali demo tapi tak kunjung dipenuhi oleh pihak Pertamina. Mulai dari keluhan bau busuk, rekrutmen tenaga kerja lokal, minta pengobatan gratis dan sebagainya semua hanya diberikan janji-janji oleh Pertamina.

"Kita akan blokade terminal BBM ini sampai tuntutan kami dipenuhi. Kami sudah jengkel, beberapa kali hanya dibohongi saja oleh Pertamina," kata Damuri, koordinator aksi.

Tak hanya Pertamina, Pemkab Tuban, DPRD dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) juga dinilai telah mengecewakan warga. Pasalnya, beberapa instansi itu juga hanya memberi janji palsu setelah menerima keluhan dari warga terkait berbagai permasalahan yang ada.

"Instansi-instansi itu juga hanya janji palsu. Lagi-lagi masyarakat hanya dibodohi saja oleh mereka yang katanya mau memfasilitasi dan tetek bengek," imbuh Damuri dalam orasinya.

Hingga Pukul 08.30 Wib, unjuk rasa ratusan warga masih terus berlangsung dengan penjagaan ketat petugas kepolisian. Akibat blokade warga, pintu utama Pertamina pun ditutup rapat tanpa ada aktifitas apapun. (dt/ok)

Polres Pasuruan Kesulitan Ungkap Kasus Anak Pejabat Mojokerto

delikberita.com (Pasuruan) - Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan anak pejabat Kabupaten Mojokerto terhadap seorang gadis SMA, jalan di tempat. Kasus itu belum bisa ditindaklanjuti lantaran pihak Kepolisian terganjal. 

Dugaan pencabulan itu dilakukan oleh putra dari Kepala Bapemas Kabupaten Mojokerto H Ustadzi Rois S.sos, M.Pd  terus bergulir di wilayah hukum Polres Pasuruan. 

Korban Amanda Dewi Sanjaya (16) asal warga Desa Kwaron, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan Krisna Aditya Beladina. Namun sayangnya, Polres Pasuruan masih kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kita sudah melakukan pemanggilan beberapa saksi. Sedangkan dari keterangan korban (Amanda) masih kebingungan saat petugas untuk menunjukan tempat saat dia (korban) melakukan arbosi,” ungkap Kanit PPA Polres Pasuruan Iptu Hartono.

Menurut Hartono, ada dua TKP yang diduga korban melakukan aborsi di antaranya Pasuruan dan Malang. “Yang jelas kasus ini terus kami lanjutkan, namun penyidik masih memerlukan beberapa saksi lagi,” tandasnya.

Dari pengakuan korban, dia disuruh menggugurkan kandungannya yang masih berumur 3,5 bulan di kawasan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. (di)

Dahlan Bantah Sebarkan SMS Daftar DPR Pemeras

delikberita.com (Jakarta) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meyakini bahwa Kementerian BUMN bukanlah pihak yang menyebarkan pesan pendek berisi inisial anggota DPR tukang peras.

"Saya kira tidak mungkinlah (kementerian) menyebarkan. (Kementerian BUMN) bukan bagian industri kebohongan. Sekarang ini, kan, banyak berita-berita bohong," ujarnya seusai rapat pimpinan BUMN di Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2012.

Dahlan pun mengatakan belum membaca pesan singkat tersebut."Dari pagi rapat jadi belum baca," ujarnya. Namun begitu, ia mengakui bahwa dia memang mempunyai daftar tersendiri mengenai oknum DPR yang kerap memeras perusahaan BUMN. "Nanti kalau diminta secara resmi dari DPR (akan saya beberkan)," ujarnya.

Mengenai apakah daftar yang ia punya sama dengan pesan pendek yang beredar, ia menolak berkomentar. "Kan, belum dibaca," ujarnya. Ia pun juga tidak tertarik mengetahui lebih jauh siapa yang mengirimkan pesan pendek tersebut. "Enggak (akan mencari tahu) tuh."

Sebelumnya, sebuah pesan pesan pendek mengenai inisial anggota DPR yang kerap memalak perusahaan BUMN beredar di masyarakat. Dalam sms ini diseolah-olahkan data dikeluarkan oleh Humas BUMN.

"Ini Inisial anggota DPR RI yg memeras BUMN: AK, IM, SN, NW, BS (Golkar) PM, EV, CK (PDIP) AR, IR, SUR ( PKS) FA (HANURA) ALM, NAS, (PAN) JA, SG, MJ (PD) MUZ (GERINDRA) Info: Humas BUMN." Bunyi kutipan sandek yang dikirim oleh nomer +62812XXXXXXXX


Tak Proses SMS Kaleng

Sementara itu, Badan Kehormatan (BK) DPR belum akan memproses pesan berantai, yang berisi inisial oknum DPR pemeras BUMN. Sebab, informasi tersebut belum diketahui kebenarannya.

Ketua BK DPR, M Prakosa
 

"Karena yang diproses yang valid, kami tidak menangani informasi kaleng. Kalau tidak ada identitasnya, ya tidak akan pernah ditindaklanjuti," ujar Ketua BK DPR M Prakosa ketika dihubungi, Selasa (30/10/2012).

Prakosa mengaku belum membaca isi pesan berantai tersebut. Ia mengungkapkan, pesan berantai hanya sebagai informasi, bukan menjadi penelusuran.

Prakosa menuturkan, pesan yang valid harus diketahui sumber pengirimnya. Untuk itu, BK akan menanyakan kebenaran pesan tersebut kepada Dahlan Iskan.

"Ini seperti SMS kaleng, kecuali SMS-nya jelas dari siapa identitasnya. Yang akan kami tanyakan ke Pak Dahlan Iskan, apa yang diketahui, dilihatnya, siapa saja, dan bagaimana modusnya kongkalikong. Tergantung Pak DI menyebut siapa," ucap Prakosa. (tm/tb/tt)

Dump Truk Tubruk Warung, Anggota Marinir Terjepit

delikberita.com (Pasuruan) Sebuah truk yang mengangkut gula pemanis menabarak 2 motor dan toko di Pasuruan, Senin (29/10). Seorang penumpang, yang terjepit berjam-jam
karena kondisi body truk yang ringsek.


Warga sekitar yang datang menolong proses evakuasi korban, mengalami kesulitan melepas korban dari jepitan dumptruk. Korban akhirnya diketahui bernama Dany Satria, warga Surabaya. Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Bangil - Kraton, Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.


Dany Satria, infonya anggota TNI AL Surabaya, kakinya terjetpit dasboard truk yang dikawalnya.

Menurut saksi mata, kecelakaan tersebut berawal saat dump truk yang mengangkut 25 ton gula pemanis melaju dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju PT Cheil Jedang Samsung di Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sopir Mat Kacong (40), warga Leces Kabupaten Probolinggo, dengan dikawal Dany Satria.

 

Di TKP truk menabrak motor yang dikendarai Hudi (20), warga Desa Sumbersari, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, yang berada di samping kiri truk. Akibatnya, truk oleng dan menabrak pohon sono langsung nyelonong menabrak Honda Vario milik Harsono yang tengah di parkir.

Honda Vario milik warga Kelurahan Keradenan Kecamatan Bangil ini mengalami rusak berat. Lantas truk menabrak warung es milik Rosul (29), warga desa setempat.

Dani Satrio yang mengalami luka pada wajah dan kakinya patah, berhasil dievakuasi petugas dan warga setelah satu jam lebih dan dilarikan ke RSUD Bangil.

AKP Syaiful Bahri, Kaposlantas Bangil, mengatakan, lamanya proses evakuasi korban, mengakibatkan jalur mengalamai kemacetan yang cukup panjang. (don)

 

Pengusaha Asing Ditembak Perampok

delikberita.com (Pasuruan) - Seorang pengusaha asing bersama sopirnya ditembak komplotan perampok di samping markas TNI AD di Kota Pasuruan, Jatim, Senin 29/10 sore.
Peluru perampok menembus leher dan perut bos pabrik mebel, sementara sopirnya menderita luka tembakan di kaki.


Diart Mark (40)  Dirut  PT OMEGA di Pasrepan Kabupaten Pasuruan, akhirnya dievakuasi dari poliklinik Al Azis Jl Hasanudin Kota Pasuruan menuju ke IRD dr Sutomo Surbaya untuk mendapatkan perawatan akibat luka tembakan tersebut.

Aksi penembakan itu dilakukan  3 kawanan perampok, dengan menggunakan senjata pistol jenis FN di Jl dekat Asrama Yon Zipur 10, Jl Ahmad Yani, Kelurahan Gadingrejo Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Aksi kawanan perampok itu, mendapat perlawanan dari sang sopir pengusaha asing tersebut dan peristiwa tersebut berhasil terekam CCTV.

Korban merupakan warga negara Belgia, mengalami luka tembak di leher dan perut  sebelah kanan. Sementara sang sopir, Sariadi (40) Warga Surabaya, terkena tembakan di telapak kaki kiri. 

Peristiwa perampokan itu berlangsung sangat singkat. Bermula saat Mobil yang ditumpangi korban mengalami kempes ban. Sariadi bersama bosnya dengan menggunakan mobil Toyota Innova, meluncur dari Bank BCA di Jl Sukarno Hatta Kota Pasuruan seusai mengambil sejumlah uang.

Namun di lampu merah depan Markas TNI AD, ban belakang sebelah kiri gembos sehingga Sariadi menepikan mobilnya. Namun tanpa diduga muncul 3 kawanan perampok yang mengendarai motor Yamaha Scorpio dan TVS berusaha merebut tas berisi uang yang dibawa Diart Mark. Korban dan pelaku akhirnya saling tarik tas yang berisi uang itu. Aksi itu menarik perhatian warga di sekitar dan pengguna jalan. Akibatnya pelaku panik dan akhirnya menembakkan pistolnya ke arah korban.

Meski telah menembak korbannya, pelaku tidak bisa mengambil alih tas korban dan kawanan kabur dengan naik motor TVS, sedangkan motor scorpionya ditinggal di TKP. (don)

 

Ayah Bejat, Anak Diperkosa Hingga Hamil

delikberita.com (Pasuruan) - Seorang petani di Pasuruan, Jawa Timur, benar-benar bejat moralnya. Ia tega memperkosa anaknya yang kini duduk di kelas 1 SMA hingga hamil. Pengakuan tersangka, ia nekat memperkosa anaknya lantaran istrinya selalu menolak jika diajak hubungan intim.

Towil (33), kini meringkuk di sel tahanan Polisi dan harus mempertanggung jawabkan perbuatan biadabnya. Ia telah memperkosa anak tirinya, Bunga ( (15) di rumahnya di Desa Wonorejo Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Di hadapan petugas, buruh tani itu mengaku terus terang telah berulang kali memperkosa anak tirinya dan tidak bisa menghitung lagi sudah berapa kali hubungan intim itu dilakukan.

Pasalnya Bunga diperkosa ayah tirinya sejak duduk di kelas 2 SMP dan hingga saat ini duduk di kelas 1 SMA. Pengakuannya, hubungan intim itu dilakukan tanpa ada unsur paksaan. Pelaku melampiaskan nafsu bejat terhadap anak tirinya lantaran sang istri tidak mau melayani hubungan suami istri. "Selalu ditolak jika meminta," kilah pelaku.

Kasus ini terungkap berawal dari hal yang sepele. Saat itu, tante korban memergoki bunga perutnya buncit saat mandi di sungai belakang rumah. Saat tantenya mendesak ihwal perut buncitnya itu, Bunga pun akhirnya mengaku terus terang soal perilaku ayah tiririnya. Setelah diperiksakan ke dokter, Bunga positif hamil 4 bulan.

Kasus ini dilaporkan ke Pusat Perlindungan anak Polres Pasuruan, dan petugas melakukan penangkapan pelaku. Korban kini harus berhenti sekolah lantaan malu dengan teman sekolahnya. (don)



Arena Polisi Gerebeg Judi Sambung Ayam dan Cap ji kie Prigen

4 Pelaku, 31 Motor, 9 Ayam diamankan Polisi

delikberita.com (Pasuruan) - Para penjudi arena sambung ayam di Dusun Gotekan, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen kocar-kacir saat digrebek unit buser Polres Pasuruan, Minggu (28/10) sore.  Sembilan ayam aduan, 31 motor dan 4 pelaku judi diamankan ke Polres Pasuruan.

Diketahui keempat pelaku judi bernama Nato (44) warga Dusun Pajaran Desa Gunting Kecamatan Sukorejo, Nur Muhamad (40) warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Pandaan, Saiful (38) warga Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, dan Karnang Budi Santoso (30) warga Desa Kalirejo, Kecamatan Bangil. Kini keempat pelaku dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres Pasuruan.
 
“Petugas mendapat informasi dari warga sekitar, kalau di tempat tersebut sering dibuat ajang judi sambung ayam,” kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Supriyono S.sos didampingi Kanit Buser Polres Pasuruan Iptu Riyanto, SH pada wartawan Senin (29/10).

Mantan Kasat Reskrim Madura menambahkan, ditempat tersebut sering di gelar arena judi sambung ayam.

“Arena judi sambung ayam ini sudah ada satu bulan ini. Tiap dua minggu sekali penggila judi datang dengan membawa ayam aduannya. Disitu ada buku nama-nama ayam yang siap diadu,dan  juga arena yang terbuat dari karung,” terangnya.
 
Menurut AKP Supriyono, selain judi sambung ayam disitu juga ada judi jenis Cap Ji Kie yang dibandari sama Jur Muhamad.

“Jadi ditempat yang digrebek petugas, ada dua jenis judi. Kini ke empat pelaku dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara,”tegasnya. (m/ok)


Tiga Perampok Bersenpi vs Sopir

Duel sopir Innova dengan kedua perampok yang terekam CCTV.
Polisi olah TKP
delikberita.com (Pasuruan) - Aksi perampokan dengan senjata api semakin merajalela, baru beberapa hari lalu terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan dan kali ini terjadi di wilayah Kota Pasuruan, Senin (29/10) sore.

Sariadi, sopir nekad harus berjibaku melawan aksi brutal tiga orang perampok yang akan mengambil tas saat mobil Kijang Innova N 752 VH mengalami kempes ban, dan Diet Mar, warga negara Belgia pemilik perusahaan meubel PT. Omega Mas di Desa Pohgading Kecamatan  Pasrepan Kabupaten Pasuruan yang berada di kursi belakang ketika melintas di jalan raya Soekarno – Hatta Kelurahan Gadingrejo Kota Pasuruan.

Saksi mata mengatakan bahwa, Diet Mar, harus mengalami luka tembak di bagian leher kanannya dan perut bagian kiri menembus lambungnya. Sedangkan Sariadi sang sopir mengalami luka lecet akibat duel dengan tiga perampok.

Sopir Innova tersebut hanya bersenjatakan kunci roda untuk melawan ketiga perampok tersebut. Dan Sariadi sempat mendekap salah satu perampok yang mengendarai motor jenis Yamaha Scorpio N 3059 G yang dibonceng di belakang, dan perampok yang mengendarai motor Yamaha Scorpio tersebut akhirnya jatuh hingga menabrak marka jalan raya.

Dan warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara hendak mengeroyok kedua perampok tersebut, namun salah satu perampok yang mengendarai motor jenis TVS lantas meletupkan senpinya tiga kali untuk menghalau warga yang akan mengeroyok kedua temannya tersebut.

“Kami akan mengeroyok kedua perampok yang jatuh, tapi temannya yang lolos dari pukulan sopir tiba-tiba mengeluarkan pistol dan menembakkan ke atas tiga kali,” ujar Budi, salah satu pekerja bengkel motor. Senin (29/10).

Aksi brutal perampok bersenpi tersebut terekam CCTV milik indomaret, dan sangat terekam jelas bagaimana Sariadi duel dengan kedua perampok tersebut.

Sementara, tak jauh dari TKP Polisi mengamankan sebuah mobil minibus jenis Toyota Avanza nopol S 1657 JF yang dicurigai sebagai milik komplotan perampok bersenpi tersebut. Dari TKP Polisi juga mengamankan motor Yamaha Scorpio warna merah milik perampok yang sempat ditinggalkan guna untuk menyelamatkan diri, dan ketiga perampok tersebut melarikan diri dengan berboncengan tiga menuju arah barat.

Pihak Kepolisian Resort Kota Pasuruan masih belum bisa dimintai keterangan, dan pihaknya masih akan mengembangkan penyidikan lebih lanjut. (m/ok)


Asyik Indehoi, 8 PSK Digaruk Satpol PP

Delapan PSK saat di Persidangan
delikberita.com (Pasuruan) - Setelah 16 PSK terjaring razia Polres Pasuruan, kini giliran Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Pasuruan garuk delapan Pekerja Seks Komersial (PSK) di dalam villa kawasan Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen, Selasa (23/10) malam.
 
Diketahui, delapan PSK bernama Aning Rahayu (25) warga Desa Ngeni, Kecamatan Wonokerto Kabupaten Blitar, Anita (22) warga Desa Pandansari, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Sutinda (25) warga Desa Ampelsari, Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan, Tri Setya (23) warga Delopo, Kabupaten Madiun, Lismawati (29) warga Desa Tempe, Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, (27) warga Desa Delopo, Kecamatan Delopo, Kabupaten Madiun, Evi Irawati  (26) warga Desa Jarangsari, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, dan Didin Santoko Weni (22) warga Jl Kedurus 1 C No 43 Karang Pilang Surabaya. Kini ke 8 PSK diseret ke meja hijau untuk disidangkan.

Dalam persidangan Akhmad Yani, SH, MSi salah penyidik pegawai negeri Sipil Sat Pol PP Kabupaten Pasuruan menjelaskan bahwa awalnya dia mendapatkan informasi di dalam villa kawasan Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen digelar pesta esek-esek. Kemudian ditindaklanjuti oleh petugas Sat Pol PP yang ada di wilayah tersebut.
 
“Kami (Sat Pol PP) bergerak pukul 7.30 Wib, dan menuju ke villa itu menggunakan mobil pribadi langsung meluncur kesana. Dan benar, saat kita masuk ada 2 PSK karaoke di dalam villa habis melayani tamunya. Sedangkan 6 PSK lainnya posisi masih didalam kamar dengan kondisi kamar villa terkunci,” ungkap Akhmad Yani.
 
Lebih lanjut Yani mengatakan bahwa kedelapan PSK langsung kita masukkan ke mobil dan langsung dibawa ke kantor Sat Pol PP Kabupaten Pasuruan untuk didata dan disidangkan ke PN Bangil.

Salah satu PSK, Tri Setya mengakui sudah setahun lebih ikut wisma Top Ten milik Yanto. Tiga PSK lainnya Aning Rahayu dan Evi Irawati di wisma ABG Ledug milik Mak Sum dan Wisma Jemmy.
 
“Baru sekali ini saya kena razia, sebelumnya tidak pernah mas ….,” ucap Tri Setya.

Kini delapan PSK tersebut disidangkan di PN Bangil. Dalam persidangan yang dipimpin oleh majelis hakim I Putu Gede Astawa, SH, MH menjatuhkan hukuman percobaan selama tiga bulan. Apabila mereka kembali tertangkap dalam kasus yang sama maka akan langsung menjalani pidana kurungan selama 3 bulan dan dikirim ke Dinas Sosial Kabupaten Kediri untuk mendapatkan ketrampilan. (ok)

Kepala Pecah, Di Sambar Kereta Api

Korban dievakuasi
delikberita.com (Probolinggo) - Miftah (36) asal warga Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo bernasib naas. Dia tewas disambar Kereta Api (KA) di Desa Jorongan, Kecematan Leces.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.30 Wib, Rabu (24/10) malam. Informasi di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian korban menaiki sepeda motor dengan adiknya. Warga sempat melihat korban sedang berada di pinggir rel KA," ujar warga setempat, Su'udi saat di lokasi kejadian.

Di tengah korban sedang berada di pinggir rel, tiba-tiba ada sebuah KA jurusan Jember-Surabaya melintas dari selatan. Saat itu juga tubuh korban langsung tersambar bodi lokomotif KA. Akibat kejadian itu, korban langsung tewas seketika dengan kondisi tangan luka parah dan kepala pecah. "Tubuh korban sempat terseret beberapa meter," ujar warga lainnya.

Saat itu juga mayat korban langsung dievakuasi ke rumah sakit dr. Muhamad Saleh Kota Probolinggo. Kapolsek Leces, AKP Sujianto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Namun ia belum bisa menjelaskan motif kejadiannya. "Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi," tandasnya.

Sementara itu, telusur data di lapangan, sebelum kejadian, korban informasinya mempunyai kemelut keluarga. Ada dugaan jika kejadian itu, korban sengaja bunuh diri.

"Dia baru cerai dengan istrinya,"ungkap warga yang sok ketika melihat tubuh korban sudah dalam keadaan remuk. (tok)

Heboh, Video Mesum Lisa Vs Ali

Salah satu adengan
delikberita.com (Mojokerto) - Video mesum pasangan selingkuh kembali mengegerkan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Video berjudul "Lisa vs Ali" ini, beredar di handphone milik warga yang ada Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto sejak beberapa hari ini.

Salah seorang warga, Edi (35) menuturkan, video yang sudah menyebar ke masyarakat tersebut berdurasi 6,4 menit.

"Video ini sudah banyak yang punya disini, awalnya saya sendiri kurang tahu. Katanya, pemeran dalam video ini masing-masing sudah memiliki keluarga," ungkapnya, Jum'at (26/10/2011) tadi malam.

Menurutnya, video berjudul "Lisa vs Ali" tersebut direkam menggunakan handphone salah satu pemeran. Pada awal adegan, terang Edi, terlihat jelas wajah pemeran laki-laki dengan keadaan telanjang sedang berhubungan badan dengan pemeran perempuan di sebuah kamar.

"Wajah pemeran laki-laki terlihat jelas, sepertinya yang perempuan yang mengambil gambar. Sepertinya dilakukan di sebuah kamar, lengkap dengan peralatan seperti TV. Korden warna orange sengaja ditutup dan kelihatannya saat mengambil gambar siang hari, karena selain mereka berbicara juga terdengar suara orang dari luar kamar," jelasnya.

Setelah adegan pertama terlihat pemeran laki-laki, kemudian video mengarah ke pemeran perempuan. Pemeran perempuan masih mengenakan kaos tanpa lengan dengan warna hitam putih namun tanpa menggunakan celana dalam. Setelah melakukan hubungan suami istri, video memperlihatkan adegan ciuman.

Selang beberapa saat, giliran pemeran laki-laki yang terlihat tiduran di ranjang dengan sprai warna merah. Sementara, pemeran perempuan terlihat lebih aktif dari sebelumnya. Meski terdengan percakapan antara keduanya, namun jelas Edi, tidak terdengar jelas apa yang mereka bicarakan.

Kelihatannya pengambilan gambar dilakukan secara pergantian karena terlihat jelas wajah keduannya dan cara pengambilan gambarnya yang goyang.
"Kita berharap pihak kepolisian bisa segera menanggani kasus ini, karena video ini sudah beredar di masyarakat. Takutnya, yang melihat anak kecil yang bukan tontontan seharusnya," harapnya. (bj/ok)

Warga Turki Sumbang 33 Ekor Sapi ke Istiqlal

delikberita.com (Jakarta) - Warga Turki yang ada di Indonesia menyumbang 33 ekor  untuk disembelih di Masjid Istiqlal. Namun ternyata tak semua sapi itu memenuhi syarat untuk menjadi kurban.

Kepala Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Pusat, Eko Hendry Wicaksono, mengatakan ada 7 sapi sumbangan warga Turki yang tak memenuhi syarat untuk menjadi kurban.

"Tujuh ekor sapi yang tidak memenuhi syarat kurban itu karena usianya terlalu muda" kata Eko saat ditemui di ruang penyembelihan hewan Masjid Istiqlal, Jalan Ir H Juanda, Jakarta, Jumat (26/10/2012).

Eko menjelaskan, meskipun tak memenuhi syarat untuk menjadi kurban. Namun karena tak mungkin dikembalikan, sapi-sapi itu tetap disembelih.

"Ketujuh ekor sapi tersebut tetap disembelih, namun dianggap sebagai sedekah," ujarnya.

Warga Turki memang rutin menyumbang hewan kurban ke Masjid Istiqlal. Tahun 2011 lalu, mereka menyumbang 45 ekor sapi. (dt/ok)

Penjual Kambing Kurban Membludak

delikberita.com - Para penjual hewan kurban dadakan mengeluhkan rendahnya daya beli hewan kurban pada tahun ini. Pembelian hewan kurban turun drastis hingga 50 persen. Selain harganya yang naik hingga seratus persen, penurunan penjualan kurban tahun ini juga akibat membludaknya penjual hewan kurban.

 "Pembelian hewan kurban turun. Mungkin karena harga hewan kurban naik hingga 100 persen," ujar Dargo (45), pedagang kambing kurban di trotoar Jalan Agus Salim, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamata Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (25/10/2012).

Harga kambing kurban naik dua kali lipat. Jika sebelumnya satu ekor kambing jenis etawa hanya Rp 1,5 juta. Saat ini harganya mencapai Rp 3 juta. Sedangkan kambing kacang atau kambing jawa yang semula harganya hanya Rp 750 ribu per ekor, kini menjadi Rp 1 juta per ekor.


Memasuki H-1 hari Raya Idul Adha ini, dia hanya mampu menjual 30 ekor hewan kurban saja. Padahal tahun lalu, pada waktu sama seperti sekarang ini, dia mampu menjual hewan kurban hingga 150 ekor.


Di beberapa kota di Jatim, banyak pedagang-pedagang hewan kurban dadakan. Mereka menggelar di trotoar, di tanah-tanah yang kosong, bahkan di teras rumah yang sempit dengan lantai keramik. Mereka tidak peduli dengan bau kotoran yang menyengat.


"Sebenarnya sih mengganggu, tapi ya biarlah, paling cuma sampai Idul Adha saja," kata Wati warga Sedati, Sidoarjo yang rumahnya berdekatan dengan 'kandang kambing dadakan'. (bj/ok)

Mahfud MD Tolak Wacana Pilkada Aklamasi Pakde Karwo

delikberita.com (Jember) Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan, wacana Gubernur Jatim Soekarwo untuk melangsungkan pemilukada dengan sistem aklamasi, tak bisa dilaksanakan.

"Undang-Undang yang ada saat ini kan, (dalam pemilukada) harus ada kompetitor. Saya juga sudah usulkan ke Mendagri, kalau tidak ada kompetitor setelah diberi tambahan waktu dan diumumkan tiga kali tetap tidak ada, ya aklamasi melalui musyawarah mufakat. Ini prinsip musyawarah mufakat yang harus dikedepankan dalam sistem demokrasi kita," kata Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, beberapa waktu lalu.

Merealisasikan rencananya, dalam pilgub Jatim mendatang, Soekarwo mengajak partai-partai di Jatim berkomunikasi intensif. Tujuannya, bersama-sama mengusung pasangan calon yang dikehendaki rakyat Jatim. Menurut Pakde, sapaan akrabnya, nanti tidak ada parpol pendukung dan parpol pengusung, dan diskriminasi antarparpol pun hilang. Pasangan calon yang dikehendaki masyarakat akan diusung bersama-sama oleh parpol.

Mahfud mengatakan, wacana aklamasi itu bisa diusulkan ke DPR dan pemerintah untuk dijadikan undang-undang. "Kalau sekarang (dilaksanakan, maka) menyalahi. Harus diubah dulu undang-undangnya. Sekarang kan harus tetap pemilihan. Kalau tidak ada calon lain, ya ditunda," jelasnya, di sela-sela kunjungan ke Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (25/10/2012).

Mahfud malah mengusulkan aturan dalam undang-undang, kalau memang hanya ada calon tunggal dalam pemilukada itu, maka calon tersebut diadu dengan bumbung (kotak suara kosong). Masyarakat bisa memilih antara calon tunggal tadi atau memilih kotak kosong. "Kalau ternyata kalah dengan bumbung kosong, yang pemilukada diulang lagi, dan agar mencari calon lain," katanya.

"Model aklamasi atau diadu dengan bumbung itu seperti guyon. Tapi bagus untuk mengetahui elektabilitas seseorang," tambah Mahfud MD. (bj/ok)

KPU Tunda Umumkan Hasil Verifikasi Parpol

delikberita.com (Jakarta) Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda mengumumkan hasil verifikasi administrasi partai politik peserta pemilu 2014. "Ngga ada (tekanan), ke-33 parpol sedang jalan secara paralel. Tidak ada tekanan dari parpol manapun," tegas Ketua KPU Husni Kamil Malik dalam jumpa pers di kantornya Jl Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Menurut Husni, penundaan pengumuman ini lantaran KPU butuh kecermatan tinggi dalam memverifkasi data-data parpol yang masuk. KPU harus hati-hati dan teliti dalam proses tersebut.

"Sampai malam hari ini kita belum bisa mengambil kesimpulan akhir dari hasil pencermatan terhadap data-data yang sampai kepada KPU dalam bentuk hardcopy atau softfile. Kita membutuhkan upaya yang hati-hati dan upaya kerja keras agar semua proses ini punya legalistas yang kuat dan punya manfaat yang besar terhadap demokrasi di Indonesia," kata Husni.

Komisioner KPU lainnya Hadar Nafis Gumay menambahkan bahwa ada dua aspek dalam proses verifikasi parpol. Pertama terkait kepengurusan dan syarat administrasi, kedua terkait keanggotaan. Persyaratan pemilu 2014, kata dia, jauh lebih sulit dibandingkan pada pemilu sebelumnya.

"Banyak dokumen yang terkait didalamnya sehingga, kami butuh lebih banyak waktu untuk memastikan agar kami tidak keliru. Khususnya tentang keanggotaan, prosedur yang kami sediakan tidak sepenuhnya direspon seperti yang kami harapkan, ada sebagian parpol yang melengkapi datanya melalui sistem informasi yang kami siapkan, tetapi ada sebagian lagi yang tidak mengikuti proses tersebut," jelas Hadar.

"Itu mengakibatkan proses pelaksanaannya membutuhkan lagi banyak waktu. Maka hari ini kami belum bisa ambil keputusan. Insya-Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, hari Minggu (28/10) kami akan ambil keputusan dan mengumumkan," ujarnya. (d/ok)








Dahlan Iskan: Masuk Penjara atau Listrik Jakarta Padam

delikberita.com (Jakarta) Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan dirinya lebih memilih risiko masuk penjara daripada membuat listrik Jakarta padam. Karena itu PLN gagal menghemat Rp 37 triliun di 2009/2010 saat dirinya menjadi Dirut PLN.

Dikatakan Dahlan, pemborosan Rp 37 triliun seperti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini terjadi karena PLN tidak mendapat alokasi gas untuk pembangkit listrik di Jakarta, sehingga masih harus menggunakan BBM yang lebih mahal.

"Pilihannya ada dua. Saya dihadapkan pada dua pilihan, pilihan satu memadamkan listrik Jakarta, pilihan kedua menggunakan BBM," tegas Dahlan di kantor presiden, Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Menurutnya, karena BBM lebih mahal dari gas, maka terjadi inefisiensi atau pemborosan triliunan rupiah.

"Kalau itu salah, artinya tetap menghidupkan listrik untuk Jakarta meski BBM, kalau itu salah, saya harus berani menanggung risikonya, masuk penjara pun saya jalani dengan seikhlas-iklasnya. Karena jadi pemimpin tidak boleh hanya mau jabatannya, tapi mau dengan risikonya. Risiko itu akan saya tanggung, masuk penjara pun saya ikhlas," cetus Dahlan.

Memang listrik Jakarta bergantung kepada pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) di Muara Karang yang kemarin pun sempat membuat listrik Jakarta padam karena pasokan gas tersendat. Padamnya beberapa wilayah di Jakarta kemarin membuat masyarakat protes. Ini juga yang dialami Dahlan, sehingga harus menggunakan BBM.

Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi PDIP Effendy Simbolon kemarin mengatakan, Komisi VII hanya ingin meminta verifikasi dari Dahlan terkait hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal temua pemborosan PLN Rp 37 triliun di 2009/2010. Saat itu Dahlan menjabat sebagai Direktur Utama PLN.

Menurut Effendy, laporan BPK bukanlah perkara enteng, ini merupakan perkara besar yang menyangkut kerugian negara.

"Ini perkara besar, tulisannya saja 'PLN kehilangan kesempatan untuk berhemat' sebenarnya itu artinya kerugian negara, jadi kalau sudah kerugian negara ini sudah tindak pidana, jadi jangan main-main," tegasnya.

Selain itu, Effendy juga meminta Dahlan memenuhi undangan Komisi VII DPR setelah Senin kemarin Dahlan tidak hadir karena ikut dalam kunjungan kerja Presiden SBY dan Rabu tak hadir karena ada kunjungan kerja ke Jambi.

"Janganlah bersembunyi di balik presiden dengan alasan kunker (kunjungan kerja). Kalau presidennya tahu ya malu juga. Apalagi dituding mempolitisasi, kalau pun itu tuduhannya ya karena kami semua di sini politisi," ucapnya.

"Siapapun yang membuat negara rugi dia korupsi, ini pidana, kalau beliau merasa benar terangkan ke kami. Ingat, kami tidak menghakimi, kami juga dalam waktu dekat akan memanggil Mantan Menteri ESDM, ini biar jelas penyebab kenapa PLN bisa gagal berhemat Rp 37 triliun," kata Effendy.

Dalam kesempatan tersebut, Effendi mengancam akan memanggil paksa Dahlan jika tak hadir. "Kami akan panggil paksa Dahlan karena kami punya kewenangan. Ada pasalnya dalam tata tertib, ini bukan perkara kecil. Century saja Rp 6 triliun sangat besar, dampaknya ini Rp 37 triliun lho," tegas Efendi.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, kehilangan kesempatan penghematan tersebut terjadi karena tidak adanya pasokan gas ke PLTG. "Karena nggak ada gas," ucapnya.

Tidak dapat gas, kata Pamudji, karena Kementerian ESDM dan BP Migas memiliki prioritas tersendiri untuk pasokan gas. "Itu ada Permen ESDM nomor 3 tahun 2010 terkait prioritas gas," jelasnya.

Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini juga mengatakan, penyebab pemborosan yang ditemukan BPK dikarenakan tata niaga gas.

"Ada priotitas peruntukkan gas, di mana prioritas pertama untuk injeksi produksi minyak (minyak duri yang dikelola Chevron), untuk listrik, untuk pupuk dan terakhir untuk industri," kata Rudi.

Dikarenakan prioritas gas tersebut, alokasi gas untuk PLN tidak ada.

"Betul (karena prioritas gas). Tapi kan barangnya nggak ada. Barangnya nggak ada. Lagipula, masalahnya adalah mau ke mana ini didahulukan. Waktu itu kan harus injeksi uap nomor satu, baru PLN, lalu pupuk yang terkahir baru industri. Itu yang jadi masalah. Karena pada saat itu ketika gas shortage, kalau nggak salah 20 hari, karena sesuai permen itu yang dilakukan," ungkap Rudi. (ok)
 

YAMAHA MIO FINO CLASSIC

YAMAHA MIO FINO CLASSIC

-

-

MUSIC | Demi Lovato - Let It Go (from "Frozen") [Official]

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Menguak Yang Tersembunyi | www.delikberita.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by daguku